Tim Posko Nasional ESDM mengadakan jumpa pers (dok: Humas kementerian ESDM)
MONITOR, Jakarta – Jelang masa libur lebaran idul Fitri 2018, Tim Posko Nasional ESDM memastikan pasokan BBM aman sejak tanggal 31 Mei hingga 28 Juni mendatang. Ketua Posko Nasional ESDM Fanshurullah Asa menyatakan, untuk mengamankan pasokan BBM bagi pemudik di pulau Jawa, pihaknya telah menyiapkan layanan BBM tambahan.
“Penambahan layanan tersebut antara lain dengan menyiapkan SPBU/SPBKB untuk beroperasi lebih lama di jalur utama mudik dan daerah wisata. Layanan lainnya adalah menyediakan Serambi, Kiosk, layanan motoris, dan kantong-kantong BBM,” ujarnya, sebagaimana dilansir dari laman resmi Kementerian ESDM, Rabu (30/5).
Selain pengoperasian SPBU, Pertamina akan menambah layanan lain di Pulau Sumatera dan Pulau Jawa, yakni Serambi Pertamax sebanyak 13 unit, KiosK Pertamax sebanyak 60 unit, Motoris Kemasan hingga 200 unit, Kantong BBM sebanyak 105 unit, dan Mobil Dispenser sebanyak 16 unit.
AKR Corporindo pun akan mengoptimalkan layanan SPBKB di daerah Jawa Tengah dan Jawa Timur yang berjumlah 7 SPBKB serta menambah layanan KiosK Kemasan sebanyak 3 unit, yakni 2 KiosK di Jawa Tengah dan 1 KiosK di Jawa Timur.
“Kami juga telah menginstruksikan Pertamina untuk menyediakan Premium di semua SPBU di jalan tol, jalan utama (non tol), serta jalur angkutan umum, dan jalur keramaian,” tambah Fanshurullah.
MONITOR, Makkah - Operasional penyelenggaraan ibadah haji 1447 H/2026 M memasuki hari ke-56. Seiring berjalannya…
MONITOR, Jakarta – Momentum Tahun Baru Islam 1448 Hijriah hendaknya tidak dimaknai sekadar sebagai pergantian…
MONITOR, Jakarta - Ketua DPR RI Puan Maharani meminta Pemerintah menyiapkan langkah antisipatif menyusul prediksi…
MONITOR, Jakarta - Menyambut Tahun Baru 1 Muharam 1448 Hijriah, Menteri Agama (Menag) Nasaruddin Umar…
MONITOR, Jakarta - Kementerian Perindustrian terus memacu percepatan transformasi digital sektor manufaktur nasional sebagai langkah…
MONITOR, Jakarta - Anggota Komisi IX DPR RI, Netty Prasetiyani Aher mengingatkan pemerintah untuk mewaspadai…