Anggota Komisi VII DPR RI Agus Sulistiyono dalam kegiatan sosialisasi dan hasil penelitian tentang nuklir pertanian (dok:istimewa)
MONITOR, Sleman – Anggota DPR RI Komisi VII Agus Sulistiyono menaruh harapan agar produksi hasil pertanian di Kabupaten Sleman bisa meningkat setiap tahunnya. Hal ini diungkapkannya saat mengisi kegiatan sosialisasi dan diseminasi hasil penelitian dan pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi nuklir di Sleman, Sabtu (26/5) lalu.
Melalui sebuah penelitian, ia ingin agar hasilnya kedepan berdampak nyata bagi masyarakat sekitar.
“Kami harus mendengar dan menyalurkan aspirasi yang ada di masyarakat. Jangan sampai hasil penelitian yang menghabiskan dana banyak hanya sekadar menjadi penilitian tapi tidak memberi dampak pada nyata bagi masyarkat,” ujar Politikus PKB ini.
Mengenai nuklir, ia pun meminta masyarakat untuk tidak memberikan persepsi buruk terlebih dahulu. Sebab dikatakannya, nuklir juga bisa memberikan manfaat dalam dunia pertanian.
“Jangan punya persepsi buruk dulu tentang persoalan nuklir. Karenanya, kita sosialisasi ini bersama batan. Mengenalkan nuklir dalam pertanian,” terangnya.
Jika tidak dilakukan penertiban, kata dia, seiring waktu lahan akan habis karena kebutuhan akan perumahan setiap tahunnya bertambah.
“Saya punya harapan, punya pemikiran dan saya yakini bahwa temen-temen di batan membantu pemerintah dalam menyelesaikan perosalan-persoalan yang ada di masyarakat. Khususnya di wilayah pertanian, soal benih yang tahan dari hama,” kata dia.
MONITOR, Jakarta – Pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) 2026 kembali menuai kritik. Jaringan Pemantau…
MONITOR, Jakarta - Menyambut tahun ajaran baru 2026/2027, Kementerian Perindustrian (Kemenperin) mengajak masyarakat untuk semakin…
MONITOR, Bangka Belitung – Suasana hangat dan penuh kekhidmatan menyelimuti kediaman Mbah Sarmidi Mangunwilogo Cokrodiningrat,…
MONITOR, Jakarta - Anggota Komisi II DPR RI Muhammad Khozin mengungkap bahwa Rancangan perubahan UU…
MONITOR, Banjarmasin - Masa depan Indonesia sangat ditentukan oleh keberanian mengubah paradigma pembangunan dari ekonomi…
MONITOR, Jakarta - Analisis Dunia Islam dan Timur Tengah (Timteng) Mahfuz Sidik mengatakan, seluruh negara…