SULAWESI

Ketika Prof Nurdin Abdullah Jadi Penguji Doktor di Unhas

MONITOR, Makassar – Guru Besar Universitas Hasanuddin (Unhas) Makassar, Prof Nurdin Abdullah menjadi penguji calon doktor di Kampus Universitas Hasanuddin Makassar.

Dalam sesi pengujia Prof Nurdin pertanyakan bagaimana cara petani bisa mengatasi kondisi hutan yang ada di Sulsel.

Prof Nurdin Abdullah mengatakan, hasil penelitian tersebut mungkin bisa dikembangkan untuk bagaimana mengembangkan bidang pertanian yang ada di Sulsel.

“Karena, saya perhatikan Sulsel ini memiliki potensi yang sangat besar dibidang pertanian ” kata Prof Nurdin Abdullah, saat bertanya kepada peserta ujian promosi Doktor, Muhammad Agung, di Aula Sekolah Pascasarjana Unhas Makassar, Rabu (16/5).

Selain itu, menurut Prof Nurdin Abdullah, petani yang ada di Sulsel seharusnya sudah tidak menebas lagi hutan lindung. Yang harus di berikan kepada masyarakat petani sekarang bukan lagi menebas hutan, melainkan skill dalam bertani agar bisa meningkatkan produksi.

“Sekarang yang butuhkan petani bukan menambah luas lahan dengan menebas hutan tetapi yang dibutuhkan skill dalam bertani, agar bisa memaksimalkan hasil produksi pertanian ” tambahnya saat menjadi tim penguji pada ujian promosi doktor dalam bidang ilmu pertanian kepada saudara Muhammad Agung.

Di tempat yang sama, Muhammad Agung menjawab, untuk bisa mewujudkan pertanyaan Prof Nurdin Abdullah dibutuhkan kearifan lokal dari masyarakat untuk bisa mengembangkan ekonomi masyarakat.

“Kita membutuhkan cara dan tata kelola dengan cara petik olah jual” jawabnya disambut senyuman dari Prof Nurdin Abdullah.

Selain itu, Muhammad Agung menjelaskan, sampai saat ini petani belum memiliki budaya dalam proses mengelola hasil pertaniannya.

Recent Posts

Antisipasi PPPK Dirumahkan Buntut Efisiensi, Legislator Sebut Lebih Baik Hapus Kegiatan Seremonial

MONITOR, Jakarta - Anggota Komisi II DPR RI Muhammad Khozin menyoroti fenomena dirumahkannya Pegawai Pemerintah…

9 jam yang lalu

Gunung Anak Krakatau Aktif, Puan Dorong Kesiapsiagaan Nasional Demi Keselamatan Masyarakat

MONITOR, Jakarta - Ketua DPR RI Puan Maharani meminta Pemerintah melakukan persiapan yang matang menyusul…

9 jam yang lalu

BBM Nelayan Rp15.000, GNTI: Benahi Akses dan Tata Kelola agar Kebijakan Tepat Sasaran

MONITOR, Jakarta – Ketua PP Gerakan Nelayan Tani Indonesia (GNTI) Bidang Nelayan, Sarana dan Prasarana,…

19 jam yang lalu

LSAK Desak Presiden Copot Jaksa Agung, Sebut Jadi Tolok Ukur Independensi Pengusutan Dugaan Korupsi Eks Jampidsus

MONITOR, Jakarta – Lembaga Studi Anti Korupsi (LSAK) mendesak Presiden segera mencopot Jaksa Agung ST.…

19 jam yang lalu

Kemnaker Petakan Kebutuhan Industri Jepang untuk Perluas Peluang Kerja bagi Tenaga Kerja Indonesia

MONITOR, Jakarta – Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) memetakan kebutuhan industri Jepang dalam upaya menyelaraskan penyiapan tenaga…

23 jam yang lalu

Komnas Haji: Skema Biaya Haji 2027 Populis tapi Berpotensi Mengganggu Keberlanjutan

MONITOR, Tangerang Selatan - Ketua Komnas Haji, Dr. H. Mustolih Siradj, S.H.I., M.H., menilai rancangan…

1 hari yang lalu