Ketua Komisi I DPR RI Meutya Hafid
MONITOR, Jakarta – Presiden Joko Widodo menegaskan akan mengeluarkan Perppu tentang penanggulangan terorisme apabila RUU anti Terorisme belum dirampungkan DPR. Terkait sikap Jokowi, Fraksi Partai Golkar pun angkat bicara.
Wakil Ketua Fraksi Golkar bidang Polhukam Meutya Hafid menyatakan, pihaknya siap berkomitmen menyelesaikan draft RUU anti Terorisme di masa sidang mendatang. Ia mengaku semenjak digulirkannya RUU tersebut, fraksinya tak pernah berniat memperlambat atau menahan pembahasan draft itu.
“Karena itu fraksi Partai Golkar mendorong agar semua pihak mengedepankan kepentingan utama bangsa, dan melepas ego sektoral ataupun instansi dalam menyelesaikam RUU anti Terorisme,” ujar Meutya dalam keterangan yang diterima MONITOR, Senin (14/5).
Selain itu, dikatakan Meutya, fraksi Golkar juga memandang seluruh kekuatan bangsa perlu dilibatkan dalam menumpas terorisme baik Kepolisian, TNI juga BNPT dan berbagai instansi lainnya.
“RUU Anti Terorisme juga secara komprehensif perlu mengatur upaya-upaya deradikalisasi sebagai upaya paralel dengan langkah-langkah penumpasan aksi teror,” tegasnya.
MONITOR, Jakarta - Menteri Agama Nasaruddin Umar merencanakan pembangunan Madrasah Terintegrasi di Ibu Kota Nusantara…
MONITOR, Jakarta - Anggota Komisi IV DPR RI, Prof. Rokhmin Dahuri, mengajak umat Muslim menyambut…
MONITOR, Jakarta - Ketua Komisi I DPR 2010-2016 Mahfuz Sidik mengatakan, dunia saat ini menantikan…
MONITOR, Jakarta - Sebanyak 15.160 guru Pendidikan Agama Islam (PAI) mengikuti Uji Pengetahuan (UP) Pendidikan…
MONITOR, Jakarta - Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menegaskan komitmen kuat Indonesia dalam mendukung terwujudnya…
MONITOR, Jakarta - Kementerian Agama menyerahkan bantuan sarana prasarana (sarpras) kepada dua pondok pesantren besar…