SULAWESI

Prof Andalan Diserang Kampanye Hitam, Tim dan Relawan Diminta Sabar

MONITOR, Makassar – Tak henti-hentinya, serangan Black Campaign (kampanye hitam) terus dialami oleh pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur Sulsel nomor urut 3, Nurdin Abdullah-Andi Sudirman Sulaiman (Prof Andalan).

Dalam serangan black campaign tersebut, Prof Andalan dikatakan dalam selebaran sebagai “Cagub Pembohong” yang tersebar dimana-dimana.

Prof Nurdin Abdullah sebelumnya sudah mengklarifikasi bahwa smelter hanya tertunda dan bukan batal di produksi.

Menanggapi hal tersebut, Ketua Tim Pemenangan Prof Andalan, Taufik Fachruddin meminta seluruh tim pemenangan, tim partai, relawan dan simpatisan untuk dapat melakukan penyisiran dan mengumpulkan selebaran-selebaran tersebut.

“Ini merupakan black campaign yang dilakukan oleh pihak lawan. Ini akan kita kumpulkan untuk menjadi alat bukti, bahwa gerakan kampanye hitam ini merupakan gerakan yang sangat massif dilakukan,” Ungkap Taufik Fachruddin Di Makassar, Jumat (11/5/18).

ketua tim pemenangan Prof Andalan tersebut mengatakan bahwa apa yang mereka lakukan adalah cara yang primitif Karena pada dasarnya kampanye hitam merupakan kampanye yang menjatuhkan lawan dengan cara yang tidak baik.

“Ini merupakan cara yang kotor. Mereka mencoba menyebar Selebaran untuk merusak citra pak Prof. Padahal kenyataannya tidak seperti itu mereka tidak berani bertarung secara sehat,” tambahnya.

Terlepas dari itu semua, Taufik Fachrudin mengingatkan kepada seluruh tim dan relawan untuk tidak melakukan hal-hal yang dapat merugikan.

“Saya berharap agar seluruh tim dan relawan menahan diri, bersabar dan tidak terpancing dengan selebaran-selebaran tersebut,” jelasnya.

Sebelumnya, Tim Prof Andalan Haeruddin Nurman mengatakan bahwa diduga bahwa selebaran itu dilakukan oleh lawan. Mereka saat ini berada dalam keadaan panik tingkat tinggi, mereka sudah tidak bisa beradu gagasan, mereka tidak mampu menjual karya mereka.

“Mereka berada pada kondisi panik tingkat tinggi, mereka tidak mampu bertarung ide dan gagasan makanya cara cara tidak fair seperti menyebar selebaran Black Campaign dilakukan untuk menjatuhkan kredibiltas kandidat kami”. Ungkap Haeruddin Nurman, Jumat, (11/5/2018).

Haerudddin Nurman Mengajak kepada seluruh masyarakat untuk bersama sama melawan Black Campaign karena ini adalah praktek politik yang sangat buruk dan mencederai demokrasi.

“Kami mengajak Masyarakat Sulawesi Selatan melawan Black Campaign karena ini adalah praktek politik yang sangat buruk dan mencederai demokrasi”. Tutupnya.

Recent Posts

Wamen UMKM Sebut Inabuyer 2026 Perkuat Akses Pasar dan Kemitraan UMKM

MONITOR, Jakarta – Wakil Menteri Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Helvi Moraza menekankan pentingnya inovasi…

1 jam yang lalu

Kemenhaj Izinkan Dashboard Haji 2026 Diakses Publik untuk Perkuat Transparansi dan Akses Informasi Jemaah

MONITOR, Jakarta — Kementerian Haji dan Umrah Republik Indonesia (Kemenhaj) resmi menghadirkan dashboard publik penyelenggaraan ibadah…

2 jam yang lalu

Jasa Marga Dukung UMKM Binaan Tembus Pasar BUMN-Lembaga di Inabuyer B2B2G Expo 2026

MONITOR, Jakarta - PT Jasa Marga (Persero) Tbk menunjukan komitmen Perusahaan dalam mendukung Usaha Mikro, Kecil,…

2 jam yang lalu

Kemenhaj Tegaskan Pencegahan Haji Ilegal, 10 WNI Ditangkap di Saudi

MONITOR, Jakarta — Kementerian Haji dan Umrah Republik Indonesia menegaskan komitmennya memperkuat tata kelola, perlindungan…

3 jam yang lalu

Terus Berkoordinasi dengan Pemkot Tangsel, UIN Jakarta harap Pembangunan JPO Terealisasi di 2026

Tangerang Selatan - UIN Syarif Hidayatullah Jakarta terus mematangkan koordinasi dan menunggu langkah lanjutan Pemerintah…

4 jam yang lalu

Perkuat Sinergi, LPPM UID dan UIN Jakarta Jajaki Kolaborasi Riset Strategis

MONITOR, Tangerang Selatan – Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Islam Depok (UID)…

7 jam yang lalu