MONITOR, Jakarta – Narapidana kasus terorisme yang membuat kericuhan di Mako Brimob, Kelapa Dua, Depok, teridentifikasi merupakan pendukung fanatik jaringan kelompok ekstrimis ISIS. Hal itu diungkapkan Direktur Indonesian Muslim Crisis Center (IMCC) Robi Sugara.
“Ya memang, yang rusuh itu adalah mereka-mereka yang memiliki hubungan dengan ISIS. Sekitar 160an lah, mereka itu terindentifikasi sebagai pendukung ISIS,” ujar Robi Sugara saat dihubungi MONITOR, Kamis (10/5).
Robi menjelaskan, faktor pemicu kerusuhan yang terjadi sangatlah sederhana. Pengetatan sistem rutan terhadap narapidana baik dalam hal kunjungan, ataupun pengiriman barang (makanan) membuat para terpidana merasa tidak nyaman.
Selain faktor kekecewaan pelaku yang titipan makanannya ditahan petugas rutan, Robi tak menampik dendam mereka untuk melawan aparat kepolisian masih ada seperti upaya perlawanan markas aparat kepolisian di sejumlah daerah.
“Tapi sebenarnya masa‘ gara-gara titipan makanan mereka langsung memicu kerusuhan. Pertama, memang karena mereka terjaring ISIS. Kedua, target mereka memang para polisi, dan ketiga itu memang rutan itu over kapasitas,” jelas Robi yang merupakan Dosen Hubungan Internasional UIN Jakarta ini.
Robi melihat, aparat kepolisian di Indonesia terlalu baik dan memanjakan para pelaku terorisme yang sangat berbahaya. Padahal jika berkaca di negara luar, wilayah militer atau kepolisan di negara lain sangat menggunakan sistem pertahanan yang sangatlah ketat.
MONITOR, Jakarta - Menteri Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Maman Abdurahman mendorong pengusaha dan…
MONITOR, Jakarta - Kementerian Agama menyiapkan bantuan Rp80,215 miliar untuk pemulihan sarana dan prasarana pascabencana…
MONITOR, Jakarta - Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) RI terus memperkuat pengawasan dan pelindungan terhadap…
MONITOR, Jakarta — Kementerian Ketenagakerjaan mengingatkan pekerja untuk memahami hak dan kewajiban serta mencermati isi…
MONITOR, Semarang - Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Nasional XXXI di Semarang dibuka oleh Menko Bidang…
MONITOR, Jakarta - Pusat Koperasi Karyawan (Puskopkar) PTPN VIII terus memperluas lini bisnis untuk memperkuat…