Categories: EKONOMIKEUANGAN

DPR Ungkap Faktor Rupiah Kian Terpuruk

MONITOR, Jakarta – Anggota Komisi XI DPR RI Heri Gunawan menilai, pengelolaan internal yang keliru dalam menekan defisit keseimbangan primer atau yang dikenal sebagai accounting defisit, menjadi salah satu faktor terpuruknya nilai tukar rupiah terhadap dollar Amerika Serikat (AS) hingga menyentuh level di Rp. 14.000.

“Saya sudah berkali-kali mengatakan bahwa penyebabnya ada di pengelolaan internal yang keliru yang dikenal dengan istilah account defisit, primary balance defisit, service payment defisit, triple defisit, itu bermula dari kesulitan pemerintah menghindari atau menekan defisit keseimbangan primer (primary balance defisit) yang berimbas kepada defisit APBN (account defisit) dan defisit pembayaran,” kata Heri dalam keterangan tertulisnya, di Jakarta, Kamis (10/5).

Dikatakan dia, sejak 2012 hingga 2017, keseimbangan primer terus mencatat defisit dengan nilai yang kian meningkat. Sehingga, pada tahun ini, sambung dia, keseimbangan primer ditargetkan masih negatif atau minus sebesar 78,35 triliun rupiah.

“Penyebab berikutnya yang berdampak signifikan terhadap posisi rupiah adalah utang,” sebut politikus Gerindra itu.

Untuk diketahui, Heri mengungkapkan, utang jatuh tempo sudah mencapai sekitar Rp800 triliun pada tahun ini dan tahun depan. Hal ini kemudian berimplikasi negatif terhadap defisitnya keseimbangan primer makin menganga.

Di sisi lain, pertumbuhan realisasi penerimaan pajak dalam tiga tahun terakhir hanya empat persen, tidak sebanding dengan kenaikan kewajiban utang.

“Pada tahun 2011 rasio antara pembayaran cicilan pokok plus bunga dibagi dengan penerimaan pajak masih 25,6 persen. Namun sejak 2016 naik menjadi 31 persen,” papar dia.

“Ini artinya, penerimaan pajak untuk membayar bunga utang dan cicilan pokok sudah menguras 31 persen dari total penerimaan pajak,” pungkasnya.

Recent Posts

Kemenperin Perkuat Daya Saing Industri TPT untuk Menangkan Kompetisi Global

MONITOR, Jakarta - Industri tekstil dan produk tekstil (TPT) nasional masih menjadi salah satu sektor…

1 jam yang lalu

Kumpul Bersama Rakyat, Menteri UMKM Ajak Perkuat Solidaritas dan Satukan Semangat Kemerdekaan

MONITOR, Jakarta – Ratusan ribu masyarakat memadati kawasan Monumen Nasional (Monas), Sarinah, hingga Bundaran HI…

1 jam yang lalu

“Kumpul Bersama Rakyat” Buka Peluang Pasar UMKM

MONITOR, Jakarta — Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) menjadikan perayaan HUT ke-81 Kemerdekaan…

2 jam yang lalu

HUT ke-81 RI, Kemnaker Tegaskan Komitmen Perkuat SDM dan Perluas Kesempatan Kerja

MONITOR, Jakarta - Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) memaknai peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia sebagai momentum…

5 jam yang lalu

Kementerian UMKM: Holding UMKM Perkebunan Perkuat Rantai Nilai Lada Putih Muntok

MONITOR, Bangka Tengah, Kepulauan Bangka Belitung — Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) meluncurkan…

5 jam yang lalu

Jasa Marga Catat 509 Ribu Kendaraan Keluar Jabotabek pada H-3 s.d. H-1 Periode Libur Hari Kemerdekaan RI

MONITOR, Jakarta - PT Jasa Marga (Persero) Tbk mencatat sebanyak 509.684 kendaraan keluar wilayah Jabotabek pada…

14 jam yang lalu