SULAWESI

Sulsel Kekurangan Dokter Spesialis, Prof Andalan Programkan Beasiswa Belajar

MONITOR, MakassarProf.H.M. Nurdin Abdullah yang menjadi bakal calon Gubernur Sulawesi Selatan telah menyampaikan kepada Khalayak melalui Juru Bicaranya Haeruddin Nurman Bahwa akan ada Beasiswa untuk Dokter spesialis.

Program ini sudah lama digodok oleh Prof Andalan mengingat kesehatan harus diutamakan serta pelayanan kepada masyarakat harus maksimal dengan sarana dan prasarana kesehatan yang baik.

Hadirnya program beasiswa dokter spesialis dari Prof Andalan disambut hangat oleh masyarakat. Seperti halnya Hj Dg.Ngaseng (45) warga Antang yang merasa kagum dengan program ini.

“Berarti beasiswa Prof Andalan untuk nanti jadi Dokter Spesialis Andalan juga,” ungkapnya dengan senyum. Senin (7/5/18).

Faktor ekonomi memang menjadi penghambat untuk masyarakat melanjutkan pendidikan ke jenjang lebih tinggi secara berkelanjutan

“Dengan adanya beasiswa dokter spesialis Andalan, semoga bisa mewujudkan cita-cita anak-anak bangsa untuk kuliah kedokteran dan berguna ilmunya untuk orang banyak,” tutur ibu yang berusia 45 tahun ini.’

Disamping itu, Prof Andalan juga memprogramkan 6 rumah sakit regional dan layanan siaga ambulance 24 Jam.

Hal yang paling mendesak saat ini adalah layanan kesehatan terutama bagi pasien operasi yang harus menunggu dua pekan untuk mendapatkan pelayanan, hal itu terjadi di beberapa Rumah Sakit olehnya itu harus ada terobosan baru untuk meningkatkan kemaslahatan masyarakat di bidang kesehatan.

Haeruddin Nurman menyampaikan bahwa ” Kasihan banyak pasien yang antri di RS dan tidak dilayani karena kurangnya tenaga dokter spesialis dalam menangani penyakitnya, pasien yang harus dioperasi bisa saja ditunda hingga dua pekan,” ungkapnya.

Sudah ada beberapa peristiwa yang tidak seharusnya terjadi akibat kurangnya dokter spesialis atau banyaknya masyarakat yang berobat keluar Sulawesi bahkan keluar Negeri untuk mendapatkan penanganan karena layanan di daerah tidak memadai.

“Makanya kita akan memberikan beasiswa Dokter spesialis untuk menunjang RS Regional dan menjadi solusi bagi Pelayanan kesehatan masyarakat di Sulsel,” tutup Haeruddin Nurman.

Recent Posts

BBM Nelayan Rp15.000, GNTI: Benahi Akses dan Tata Kelola agar Kebijakan Tepat Sasaran

MONITOR, Jakarta – Ketua PP Gerakan Nelayan Tani Indonesia (GNTI) Bidang Nelayan, Sarana dan Prasarana,…

6 jam yang lalu

LSAK Desak Presiden Copot Jaksa Agung, Sebut Jadi Tolok Ukur Independensi Pengusutan Dugaan Korupsi Eks Jampidsus

MONITOR, Jakarta – Lembaga Studi Anti Korupsi (LSAK) mendesak Presiden segera mencopot Jaksa Agung ST.…

6 jam yang lalu

Kemnaker Petakan Kebutuhan Industri Jepang untuk Perluas Peluang Kerja bagi Tenaga Kerja Indonesia

MONITOR, Jakarta – Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) memetakan kebutuhan industri Jepang dalam upaya menyelaraskan penyiapan tenaga…

10 jam yang lalu

Komnas Haji: Skema Biaya Haji 2027 Populis tapi Berpotensi Mengganggu Keberlanjutan

MONITOR, Tangerang Selatan - Ketua Komnas Haji, Dr. H. Mustolih Siradj, S.H.I., M.H., menilai rancangan…

11 jam yang lalu

Legislator Soal Remaja Diperkosa 27 Orang: Ini Extraordinary Crime yang Perlu Penanganan Luar Biasa

MONITOR, Jakarta - Anggota Komisi III DPR RI, Abdullah menyatakan keprihatinannya atas kasus dugaan pemerkosaan…

15 jam yang lalu

Legislator Usul DPR Gunakan Hak Angket Atasi Ketegangan Polri Vs Kejaksaan Buntut Kasus Hukum Eks Jampidsus

MONITOR, Jakarta - Anggota Komisi III DPR RI, Benny K Harman meminta DPR menggunakan hak…

15 jam yang lalu