SULAWESI

Dorong Sulsel Jadi Eksportir Bandeng, Begini Konsep Prof Andalan

MONITOR, Makassar – Pasangan Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Sulawesi Selatan nomor urut 3 Prof Nurdin Abdullah – Andi Sudirman Sulaiman (Prof Andalan) ternyata telah menyiapkan konsep yang sangat maju untuk membngun Sulsel, khususnya dalam sektor perikanan.

Di sektor perikanan ini sendiri, Pasangan yang terkenal dengan ide gagasan maju dan kerja nyata ini menargetkan, jika Sulsel akan menjadi daerah Eksportir terbesar di Indonesia dengan pengelolaan baik sumber daya yang tersedia.

Kebutuhan ekspor ini, menurut Prof Andalan, tak hanya sekedera kebutuhan domestik olahan makanan, tapi juga untuk kebutuhan umpan ikan tuna di daerah dan negara lainnya.

“Khusus bandeng kita hrs mendorong eksport bandeng untuk kebutuhan umpan Tuna di samping kebutuhan domestik,” jelas Juru Bicara Prof Andalan, Khaeruddin Nurman di Makassar, Senin (7/5).

Lebih lanjut, Demi budidaya ikan Bandeng, Elu, sapaan akrab Khaeruddin Nurman, menuturkan, jika Prof Andalan akan mendorong budidaya berbasis teknologi yang akan dibangun di beberapa daerah penghasil Ikan Bandeng ini.

“Untuk masyarakat pesisir. Teknologi budidaya ikan dan tekhnik penangkapan perlu di tingkatkan untuk orientasi ekport. Sehingga industri perikanan perlu di bangun di beberapa daerah,” imbuh Elu.

“Ke depan pemerintah Provinsi harus hadir untuk menghadirkan kapal kapal dengan teknologi penangkapan yg canggih disertai peningkatan skill bagi para nelayan agar lebih melek tekhnologi,” sambung Elu.

Ini semua kata Elu, berdasar pada kebutuhan masyarakat dunia terhadap produksi ikan. Sehingga Sulsel harus tampil sebagai salah satu daerah yang mempu memenuhi kebutuhan itu.

“Kebutuhan Ikan Dunia semakin besar. Oleh karena itu sulsel hrs menangkap peluang ini dengan baik. Agar Industri perikanan akan berkembang di sulsel,” tutup Elu.

Recent Posts

Antisipasi PPPK Dirumahkan Buntut Efisiensi, Legislator Sebut Lebih Baik Hapus Kegiatan Seremonial

MONITOR, Jakarta - Anggota Komisi II DPR RI Muhammad Khozin menyoroti fenomena dirumahkannya Pegawai Pemerintah…

1 jam yang lalu

Gunung Anak Krakatau Aktif, Puan Dorong Kesiapsiagaan Nasional Demi Keselamatan Masyarakat

MONITOR, Jakarta - Ketua DPR RI Puan Maharani meminta Pemerintah melakukan persiapan yang matang menyusul…

1 jam yang lalu

BBM Nelayan Rp15.000, GNTI: Benahi Akses dan Tata Kelola agar Kebijakan Tepat Sasaran

MONITOR, Jakarta – Ketua PP Gerakan Nelayan Tani Indonesia (GNTI) Bidang Nelayan, Sarana dan Prasarana,…

11 jam yang lalu

LSAK Desak Presiden Copot Jaksa Agung, Sebut Jadi Tolok Ukur Independensi Pengusutan Dugaan Korupsi Eks Jampidsus

MONITOR, Jakarta – Lembaga Studi Anti Korupsi (LSAK) mendesak Presiden segera mencopot Jaksa Agung ST.…

11 jam yang lalu

Kemnaker Petakan Kebutuhan Industri Jepang untuk Perluas Peluang Kerja bagi Tenaga Kerja Indonesia

MONITOR, Jakarta – Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) memetakan kebutuhan industri Jepang dalam upaya menyelaraskan penyiapan tenaga…

15 jam yang lalu

Komnas Haji: Skema Biaya Haji 2027 Populis tapi Berpotensi Mengganggu Keberlanjutan

MONITOR, Tangerang Selatan - Ketua Komnas Haji, Dr. H. Mustolih Siradj, S.H.I., M.H., menilai rancangan…

16 jam yang lalu