SULAWESI

Teknologi Canggih dan Visi Maritim Prof Andalan

MONITOR, Makassar –  Calon Gubernur Prof Nurdin Abdullah mempunyai strategi untuk pembangunan ekonomi sekaligus memperkuat visi Maritim dalam mensejahterkan masyarakat pesisir.

Kekayaan wilayah Maritim Indonesia Khususnya Sulawesi Selatan bisa dibilang sangat potensial dikembangkan dan dipergunakan untuk menunjang peningkatan ekonomi masyarakat di wilayah Maritim.

Mengingat masyarakat Sulsel yang mayoritas adalah nelayan sangat perlu dipikirkan untuk peningkatan kehidupan ekonominya.

Seperti yang di katakan Juru Bicara dari Cagub Nomor urut 3, ” kita akan membantu masyarakat pesisir dengan mengundang investor untuk membangun pabrik es di setiap Tempat Pelelangan Ikan (TPI) dengan menggunakan teknologi canggih menjadikan air laut sebagai es batu demi mengefesienkan pengeluaran para nelayan,” kata Haeruddin Nurman, Sabtu (5/5/2018).

Sulawesi Selatan secara keseluruhan harus berkedaulatan maritim karena dengan cara itu mampu membuat masyarakat tersejahterakan secara ekonomi kemaritiman.

Dalam melaut, nelayan membutuhkan puluhan es balok dan 2 pikul garam untuk kebutuhan 3 hari sampai 1 minggu sebelum mentransaksikan hasil tangkapannya ke pelelangan ikan. Untuk menutupi itu semua nelayan harus mengeluarkan ratusan ribu rupiah sebelum melaut.

“Hal itu sangat memberatkan bagi nelayan, makanya kita harus bangun pabrik es berteknologi canggih di semua TPI dengan harga es yang bisa dibilang murah dengan teknologi ini nelayan bisa menghemat hemat 70 persen pengeluaran.”
tambah Ellu sapaan akrabnya.

Program Prof Andalan dalam pembangunan industri untuk wilayah Maritim harus mampu mengkolaborasikan teknologi terkini dengan menggunakan tenaga ahli yang mampu mengolah air laut menjadi es batu dengan harga yang lebih murah.

“Jadi nelayan tidak perlu lagi mengeluarkan biaya mahal untuk menunjang dari hasil tangkapannya dan nelayan tidak perlu lagi membeli garam untuk kebutuhan melaut karena es batunya sudah mengandung garam” Jelasnya

Dalam pembangunan wilayah pesisir tiap titik perlu juga diingat bahwa Pemerintah Daerah punya peran penting untuk menunjang keberlangsungan pembangunan, “kita butuh kerja sama Pemerintah Daerah setempat untuk menentukan kebijakan itu,” tutupnya

Recent Posts

BBM Nelayan Rp15.000, GNTI: Benahi Akses dan Tata Kelola agar Kebijakan Tepat Sasaran

MONITOR, Jakarta – Ketua PP Gerakan Nelayan Tani Indonesia (GNTI) Bidang Nelayan, Sarana dan Prasarana,…

6 jam yang lalu

LSAK Desak Presiden Copot Jaksa Agung, Sebut Jadi Tolok Ukur Independensi Pengusutan Dugaan Korupsi Eks Jampidsus

MONITOR, Jakarta – Lembaga Studi Anti Korupsi (LSAK) mendesak Presiden segera mencopot Jaksa Agung ST.…

6 jam yang lalu

Kemnaker Petakan Kebutuhan Industri Jepang untuk Perluas Peluang Kerja bagi Tenaga Kerja Indonesia

MONITOR, Jakarta – Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) memetakan kebutuhan industri Jepang dalam upaya menyelaraskan penyiapan tenaga…

10 jam yang lalu

Komnas Haji: Skema Biaya Haji 2027 Populis tapi Berpotensi Mengganggu Keberlanjutan

MONITOR, Tangerang Selatan - Ketua Komnas Haji, Dr. H. Mustolih Siradj, S.H.I., M.H., menilai rancangan…

11 jam yang lalu

Legislator Soal Remaja Diperkosa 27 Orang: Ini Extraordinary Crime yang Perlu Penanganan Luar Biasa

MONITOR, Jakarta - Anggota Komisi III DPR RI, Abdullah menyatakan keprihatinannya atas kasus dugaan pemerkosaan…

15 jam yang lalu

Legislator Usul DPR Gunakan Hak Angket Atasi Ketegangan Polri Vs Kejaksaan Buntut Kasus Hukum Eks Jampidsus

MONITOR, Jakarta - Anggota Komisi III DPR RI, Benny K Harman meminta DPR menggunakan hak…

16 jam yang lalu