Ilustrasi : Alat Peraga Kampanye Paslon Pilgubsu
MONITOR, Medan – Pemilihan Kepala Daerah Gubernur Sumatera Utara (Pilgubsu) 2018 telah memasuki masa krusial. Dua paslon yang berkompetisi terus turun ke masyarakat mencari simpati. Disaat yang sama, tim pendukung dan relawan pemenangan satu sama lain saling berlomba menarik perhatian pemilih dengan menggelar berbagai event kampanye. Namun demikian hingar bingar masa kampanye justru memunculkan pertanyaan apakah partisipasi pemilih akan naik? Sementara data dan fakta menunjukan partisipasi pilkada di Sumut berada di bawah 50 persen.
Banyak pihak menyayangkan kurang agresifnya penyelenggara dalam sosialisasi pilgubsu. Bahkan panitia pengawas (panwas) dikritik terlalu kaku, sehingga banyak alat sosialisasi dicopoti hanya karena tidak izin, padahal sedikit banyak media sosialisasi itu berguna untuk menggenjot partisipasi.
Ketua Forum Pemerhati Pulkada Sumut, Ilham Siregar menyampaikan pihaknya heran dengan tindakan panwas, yang billboard besar-besar dan jelas-jelas melanggar dibiarkan, sementara saat yang sama muncul keluhan di sosial media, bahwa panwas mencopoti spanduk paslon nomor urut satu karena katanya dipasang di jalan protokol kecamatan.
“Ini tentu tidak elok, seharusnya disepakati apakah partisipasi pemilih mau meningkat? Kalau mau ya dicarakan dengan para paslon termasuk soal penempatan APK dan tindakan panwas jika dianggap melanggar,” ujarnya di Medan, Jumat (4/5).
Ilham berpesan jangan sampai panwas dan penyelenggara dianggap memihak. Tindakan di lapangan harus fair, tidak pandang bulu dan tidak tebang pilih.
“Sebenarnya khusus untuk alat peraga kampanye sebaiknya dibiarkan saja terpasang. Lagian tidak banyak juga paslon mampu mencetak. Sumut amat luas. APK kan berguna buat meningkatkan partisipasi. Tapi kalau mau tegas ditindak, ya copoti semua, ingat semua ya, semua yang melanggar, jangan pilih-pilih,” tandasnya.
MONITOR, Mombasa, Kenya - Indonesia kembali menunjukkan kiprahnya dalam percaturan pembangunan kelautan dunia melalui kehadiran…
MONITOR, Makkah - Operasional penyelenggaraan ibadah haji 1447 H/2026 M memasuki hari ke-56. Seiring berjalannya…
MONITOR, Jakarta – Momentum Tahun Baru Islam 1448 Hijriah hendaknya tidak dimaknai sekadar sebagai pergantian…
MONITOR, Jakarta - Ketua DPR RI Puan Maharani meminta Pemerintah menyiapkan langkah antisipatif menyusul prediksi…
MONITOR, Jakarta - Menyambut Tahun Baru 1 Muharam 1448 Hijriah, Menteri Agama (Menag) Nasaruddin Umar…
MONITOR, Jakarta - Kementerian Perindustrian terus memacu percepatan transformasi digital sektor manufaktur nasional sebagai langkah…