Tokoh Masyarakat Enrekang, Pattahani gabung Tim 17 Prof Andalan
MONITOR, Enrekang – Semakin mendekati hari pemilihan, pasangan Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Sulawesi Selatan (Sulsel), Prof Nurdin Abdullah dan Andi Sudirman Sulaiman (Prof Andalan) terus mendapat dukungan dari masyarakat.
Kali ini giliran tokoh masyarakat dari Kabupaten Enrekang menyatakan dukungan kepada Prof Andalan. Adalah Pattahani, salah satu tokoh Enrekang dan juga seorang mantan Camat di Kecamatan Mallua Kabupaten Enrekang yang menyatakan dukungan tersebut.
“Bismillah saya bergabung di Tim 17 Kabupaten Enrekang untuk memenangkan Prof Andalan, kami butuh pemimpin yang bersih, pemimpin yang bisa membawa perubahan,” ungkap Pattahani, Jumat (4/5).
Untuk diketahui, Tim 17 Prof Andalan tersebut telah terbentuk di 24 kabupaten kota.
Dengan hadirnya Tim 17 dan dukungan masyarakat yang kian masif ke Prof Andalan, Ketua Bidang Lintas Relawan Tim 17, Warni Saharuddin mengatakan, sosialisasi Prof Andalan semakin mudah. Hal itu juga ditopang dukungan dari tokoh masyarakat yang terus mengalir.
“Alhamdulillah Figur Prof Andalan ini selalu diterima dengan baik di kalangan tokoh masyarakat seperti di Enrekang, Puang Pattahani tokoh masyarakat yang bergabung bersama kami memenangkan Prof Andalan di Bumi Massenrempulu, ini disebabkan masyarakat sudah melihat kerja nyata dari Prof Nurdin Abdullah di Bantaeng,” katanya.
MONITOR, Cikampek – PT Jasamarga Transjawa Tol (JTT) mencatat tingginya mobilitas masyarakat pada periode arus…
MONITOR, Sadang - Atas diskresi Kepolisian, untuk mengurai kepadatan lalu lintas arus balik dari arah…
MONITOR, Jakarta – Indonesia tak lagi sekadar menjadi pengikut dalam percaturan perdagangan global. Dalam Konferensi Tingkat…
MONITOR, Jakarta – SETARA Institute menegaskan bahwa negara wajib menjamin hak kebebasan beragama setiap warga negara,…
MONITOR, Jakarta - PT Jasa Marga (Persero) Tbk mendukung pemberlakuan sistem buka tutup Rest Area…
MONITOR, Semarang – Rekayasa lalu lintas berupa one way lokal diberlakukan di ruas Tol Semarang hingga…