Anggota Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia (DPD RI) , H Ahmad Kenedi
MONITOR, Bengkulu – Anggota Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia (DPD RI) , H Ahmad Kenedi menyambut baik kehadiran Aliansi Jurnalistik Online Indonesia (AJO Indonesia) di Provinsi Bengkulu. Ia menilai bahwa kehadiran AJO Indonesia di Bengkulu merupakan bukti bahwa dunia Pers di Bengkulu semakin berkembang.
Saat ditemui Jumat (4/5/2018) Senator dari daerah pemilihan Provinsi Bengkulu ini, menuturkan bahwa sebagai senator, dirinya banyak sekali berhubungan dengan jurnalis, tentunya menyambut dengan baik kehadiran AJO Indonesia (Aliansi Jurnalistik Online Indonesia) di Bengkulu.
“Kehadiran AJO Indonesia di Bengkulu diharapakan dapat membuat persaingan yang berkualitas sehingga dapat membangun demokrasi di provinsi Bengkulu dan bagi insan media, AJO Indonesia dapat dijadikan sebagai wadah untuk meningkatkan jumlah awak media yang berkualifikasi profesi yang baik,” Ungkap laki-laki yang akrab disapa Bang Ken ini.
“Pemerintahan tentunya akan diuntungkan dengan semakin luasnya infomasi pembangunan serta keterlibatan masyarakat disemua lini. Kita perlu mengucapkan selamat atas kehadiran AJO Indonesia di provinsi Bengkulu, semoga sukses dan membawah perubahan lebih baik untuk masyarakat perovinsi Bengkulu khusunya dan umunya untuk Negara Kesatuan Republik Indonesia yang kita cintai ini, “ Tandas Mantan Walikota Bengkulu ini.
MONITOR, Bogor - PT Jasa Marga (Persero) Tbk menegaskan komitmennya dalam pemberdayaan ekonomi lokal melalui…
MONITOR, Jakarta - Analis intelijen, pertahanan dan keamanan, Dr. Ngasiman Djoyonegoro menyerukan semua pihak untuk…
MONITOR, Jakarta - Dalam upaya memperkuat fondasi ekonomi dan mewujudkan kemandirian industri nasional, Kementerian Perindustrian…
MONITOR, Jakarta - Affan Kurniawan, pengemudi ojek online (ojol), wafat dalam peristiwa demonstrasi di Jakarta.…
MONITOR, Jakarta - Menteri Agama Nasaruddin Umar mengatakan bahwa Masjid Istiqlal akan melebarkan perannya di…
MONITOR, Jakarta - Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Yahya Cholil Staquf menyampaikan…