MONITOR, Jakarta – Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) Said Iqbal menuturkan pihaknya meminta kepada Ketum Gerindra Prabowo Subianto agar serikat buruh mendapat jatah sebagai Menteri Tenaga Kerja. Said pun mengatakan, Prabowo akan mempertimbangkan usulan tersebut.
“Memang kami secara tegas meminta kepada Bapak Prabowo, bila Allah berkehendak dan rakyat memilih menjadi Presiden Republik Indonesia, Menteri Tenaga Kerja berasal dari serikat buruh,” kata Said di Istora Senayan, Jakarta, Selasa (1/5).
Tak hanya posisi Menaker, ia juga menyampaikan, Prabowo akan mempertimbangkan PGRI sebagai Menteri Pendidikan jika memberikan dukungan pada Pilpres 2019. Namun, hal itu masih dalam proses pembicaraan.
“Pak Prabowo setuju. Bahkan Pak Prabowo menawarkan bila gemuruh PGRI bisa mendukung beliau, Pak Prabowo akan mempertimbangkan. Belum pernah PGRI itu menjadi Menteri Pendidikan. Oleh karena itu, beliau mempertimbangkan. Ini tentu masih ada proses diskusi,” tuturnya.
Meski begitu, belum ada nama yang disebut secara spesifik untuk dimajukan sebagai kandidat menteri. Namun, diharapkan kedua posisi menteri tersebut diambil dari kelompok serikat buruh.
“Nggak ada nama (yang ditawarkan). Tapi yang pasti kita akan ajukan dari serikat buruh,” tutupnya.
MONITOR, Jakarta — Anggota Komisi I DPR RI Rizki Aulia Rahman Natakusumah mengutuk keras serangan…
MONITOR, Jakarta - Sidang perdana kasus dugaan tindak pidana korupsi dalam proyek pengadaan satelit Navayo…
MONITOR, Jakarta - Sektor manufaktur nasional kembali menunjukkan ketahanannya di tengah ketidakpastian kondisi global seperti…
MONITOR, Bogor - Komisi IV DPR RI menegaskan komitmennya dalam mendorong hilirisasi produk perhutanan sosial…
MONITOR, Cikampek — Arus balik Lebaran 1447 Hijriah dari wilayah Timur Trans Jawa menuju Jakarta masih…
MONITOR, Semarang — Menteri Ketenagakerjaan (Menaker), Yassierli, menyebut industri kreatif dapat menjadi laboratorium bagi pengembangan…