Categories: HUMANIORAPENDIDIKAN

Menristekdikti Janjikan Beasiswa bagi Kalangan Kurang Mampu

MONITOR, Jakarta – Penerimaan mahasiswa baru perguruan tinggi negeri (PTN) tahun 2018 melalui Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) telah diumumkan, dan hasilnya dari 586.155 siswa pelamar, hanya 110.946 siswa yang telah dinyatakan lulus dan diterima di PTN pilihannya.

Menteri Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Menristekdikti) Mohamad Nasir mengatakan bahwa siswa yang belum diterima melalui SNMPTN jangan berkecil hati, karena masih dibuka kesempatan masuk PTN melalui jalur Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) dan jalur Seleksi Mandiri.

Pasalnya, pada tahun ini daya tampung program sarjana di PTN Indonesia sebanyak 340.667 kursi, artinya masih terbuka luas dan peluang untuk masuk PTN impian.

Hal tersebut disampaikan Menteri Nasir saat memberikan arahan pada Acara Sosialisasi SNMPTN dan SBMPTN serta Penyerahan CSR 100 Unit Komputer di SMAN 1 Rembang, Sabtu (21/4).

Pada kesempatan tersebut, Nasir juga mengucapkan selamat kepada para siswa-siswi SMAN 1 Rembang yang telah lulus masuk PTN melalui jalur SNMPTN dan mengingatkan siswa yang belum lulus untuk semakin rajin belajar mempersiapkan diri untuk ujian SBMPTN dan Seleksi Mandiri.

“Saya mengucapkan selamat kepada lulusan SMAN 1 Rembang yang diterima di Perguruan Tinggi Negeri (PTN) melalui jalur SNMPTN dan saya berharap SMAN 1 Rembang lulusannya  bisa masuk PTN 100%,” ujar Nasir, Jakarta, Senin (23/4).

Nasir menambahkan, untuk para siswa-siswi dari kalangan tidak mampu agar selalu semangat belajar dan menjaga impiannya untuk masuk PTN.

Mengenai biaya kuliah dan kebutuhan hidup saat kuliah bagi calon mahasiswa dari kalangan tidak mampu, Nasir mengatakan bahwa Kemenristekdikti pada tahun ini telah mengalokasikan bantuan biaya pendidikan Bidik Misi bagi 90.000 orang.

“Jangan sampai ada anak Indonesia yang putus sekolah karena tidak mampu, kalau ada 100 orang yang diterima di PTN tetapi tidak mampu dan tidak ada biaya dari orang tuanya, kami akan memberikan beasiswa kepada 100 orang tersebut,” tambah Nasir.

Laporan : Wenty Apsari

Recent Posts

Rokhmin Dahuri: Ekonomi Biru Jadi Game Changer Indonesia Menuju 2045

MONITOR, Tanjungpinang - Indonesia dinilai memiliki modal strategis untuk memainkan peran lebih besar dalam ekonomi…

5 jam yang lalu

Tinjau Peserta TIH, Menaker Minta Buktikan Keunggulan Produk

MONITOR, Bekasi — Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Yassierli meminta peserta Talent and Innovation Hub (TIH) memastikan…

13 jam yang lalu

Menjangkau Siberut Memperkuat Wirausaha Terdampak Bencana

MONITOR, Jakarta - Di tengah bentang Samudra Hindia, Pulau Siberut di Kabupaten Kepulauan Mentawai, Sumatra…

1 hari yang lalu

Guru Besar UIN Jakarta: Subkultur Pesantren Menjadi Identitas dalam Sistem Pendidikan Nasional

MONITOR - Guru Besar UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, Prof. Dr. H. Suwendi, M.Ag., menegaskan bahwa…

1 hari yang lalu

Analis: Listyo Sigit di KSP Perkuat Perspektif Keamanan dalam Pengawalan Pembangunan

MONITOR, Jakarta - Perpindahan Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo dari posisi Kapolri ke Kepala Staf…

1 hari yang lalu

Panen Padi Temanggung Tembus 10,2 Ton/Ha, Komisi IV DPR dorong Pemupukan Berimbang

MONITOR, Temanggung - Produktivitas padi di demplot seluas 5 hektare di Desa Plosogaden, Kecamatan Candiroto,…

1 hari yang lalu