Categories: BISNISEKONOMI

TTI Kementan Memasuki Era Digital

MONITOR Jakarta – Kiprah Toko Tani Indonesia (TTI) yang digagas Badan Ketahanan Pangan Kementerian Pertanian tidak saja dirasakan manfaatnya bagi konsumen untuk mendapatkan pangan berkualitas dengan harga terjangkau, tetapi juga mampu menarik minat sektor perbankan untuk lebih meningkatkan kinerja TTI yang tersebar di berbagai wilayah.

“Tertariknya pihak perbankan untuk mendukung TTI, karena keberadaan TTI dibutuhkan dan dirasakan manfaatnya oleh masyarakat, sehingga seperti BRI, BNI dan Bank lainnya mau menyediakan KUR bagi TTI,” kata Kepala Pusat Distribusi dan Cadangan Pangan, BKP, Riwantoro yang ditemui diruang kerjanya, Kamis (19/4).

Ditambahkan Riwantoro, untuk menjawab tuntutan masyarakat terhadap kemudahan dan kecepatan dalam memberikan pelayanan, TTI saat ini sedang memasuki era perdagangan digital (ecommerce).

“Kalau dulu kita masih memberikan pelayanan sederhana secara manual dalam penjualannya, saat ini kita sudah memasuki era digital,” kata Riwantoro.

Menurut Riwantoro, melalui digitalisasi yang dikembangkan BKP, nantinya pemesanan bahan pangan oleh TTI, pengadaannya bisa langsung diadakan dan dikirim oleh gabungan kelompoktani sesuai kebutuhan.

“Untuk sementara, proses pemesanan barang melalui digitalisasi ini baru antara TTI dan Pemasok,” kata Riwantoro.

“Kalau semuanya berjalan dengan baik, pelayanan pembelian kepada masyarakat baru bisa dilakukan,” tambah Riwantoro.

Untuk memberikan pembekalan kepada TTI agar dapat melakukan pemesanan produk pangan kepada gapoktan, telah dilakukan sosialisasi Aplikasi bagi pengelola TTI di Kota dan Kabupaten Bogor,  di Balai Kota Bogor, Rabu (18/4).

Sosialisasi yang sama juga akan dilalukan secara bertahap di daerah lainnya.

Acara yang diikuti 150 peserta ini bertujuan untuk memfasilitasi Gapoktan dan TTI agar dapat bertransaksi secara online melalui perdagangan elektronik (e-commerce).

Badan Ketahanan Pangan mentargetkan sebelum memasuki Bulan Ramadhan, 400 TTI di Jabodetabek sudah tergabung dalam system e-commerce TTI.

Dalam ini juga dipaparkan  Program Kredit Usaha Rakyat (KUR) Bank BNI sebagai dukungan pembiayaan bagi TTI untuk mendukung transaksi dan pengembangan usaha TTI.

Recent Posts

Kemenhaj Matangkan Skema Armuzna, Jemaah Diminta Disiplin Jadwal dan Hemat Tenaga

MONITOR, Jakarta - Kementerian Haji dan Umrah mematangkan skema pergerakan jemaah pada fase puncak haji…

9 jam yang lalu

Timwas DPR RI Soroti Wajah Baru Layanan Haji 2026, Jemaah Kini Lebih Nyaman dan Dimuliakan

MONITOR, Madinah - Tim Pengawas (Timwas) Haji DPR RI menilai penyelenggaraan ibadah haji 1447 H/2026…

9 jam yang lalu

Menaker Tekankan Pekerja agar Perkuat Inovasi di Tengah Perubahan Global

MONITOR, Jakarta - Menteri Ketenagakerjaan Yassierli menekankan kepada para pekerja agar menjaga semangat berinovasi di…

10 jam yang lalu

Walikota Larang Praktik Titip Menitip Siswa, Siswanto: Siap Monitor Ketat

MONITOR, Jakarta - Sekretaris Komisi D DPRD Kota Depok, Siswanto mengaku bisa bernafas lega. Itu…

11 jam yang lalu

Menteri Maman Siapkan Aturan Pelindungan dan Perkuatan Ekosistem Digital UMKM

MONITOR, Jakarta — Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) sedang menyusun Peraturan Menteri (Permen)…

18 jam yang lalu

Kemnaker—Unpad Bangun Sinergi Pengembangan SDM dan Ketenagakerjaan

MONITOR, Sumedang — Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) dan Universitas Padjadjaran (Unpad) menjalin kerja sama dalam pengembangan…

22 jam yang lalu