MONITOR, Jakarta – Kemarahan Komisi A DPRD tak terbendung manakala Pansus Mikrosel tak juga di SK kan oleh Ketua Ketua Dewan. Beredar kabar kalau Komisi A berencana beramai-ramai mendatangi ruang kerja Prasetyo Edi Marsudi sebagai Ketua Dewan untuk menanyakan alasan belum di SK kannya Pansus Mikrosel.
"Kesabaran kami di komisi A ada batasnya. Oleh karenanya besok, Rabu, (18/4), kami semua pimpinan dan anggota Komisi A berencana mendatangi lantai 10 (ruang ketua) untuk menanyakan soal pansus mikrosel ini," ungkap anggota Komisi A DPRD Jakarta Inggard Joshua kepada MONITOR.
Menurut Inggard, semua fraksi dan empat wakil ketua dewan sudah menyatakan kalau pansus mikrosel secepatnya jalan namun entah ada alasan apa ketua dewan belum juga mendatangi SK pansus tersebut.
"Pak Lulung sudah kami tunjuk sebagai pansusnya, sementara masing-masing fraksi sudah mengutus anggotannya untuk jadi anggota pansus. Jadi kenapa harus ditunda-tunda? Ini yang tidak benar," tegas Inggard.
Sementara itu ditempat terpisah koordinator komisi A DPRD, M Taufik membenar adanya rencana komisi A yang akan bersamaan menanyakan soal nasib pansus mikrosel kepada ketua dewan.
"Ya, saya dapat laporannya seperti itu. Bagi saya itu sah-sah saja sebab itu bagian dari hak mereka sebagai dewan," ujar Taufik.
Senada dengan Inggard, Taufik pun mengungkapkan keheranannya kenapa sampai saat ini pansus mikrosel belum di SK kan juga.
"Saya dan empat pimpinan dewan lainnya sudah menandatangani kok. Makanya kenapa ketua dewan belum menandatangan, mungkin ini yang menjadi pertanyaan teman-teman di Komisi A," ungkap Taufik.
Taufik pun berharap kalau pansus mikrosel ini bisa jalan, karena dipastikan warga Jakarta sudah menantikan kerja wakil rakyatnya dalam mengusut tuntas kasus mikrosel ini.
