MONITOR, Jakarta – Usai meluncurkan program DP 0 persen, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan kembali menjanjikan hunian buat masyarakat berpenghasilan rendah dengan membangun 14 ribu unit hunian dalam bentuk rusun sewa (rusunawa).
Rencananya, 14 ribu rusunawa itu akan dibangun Pemprov DKI hingga tahun 2022. Adapun yang berhak menempati rusunawa tersebut adalah warga Jakarta yang berpenghasilan Rp 4 juta per bulan.
Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Agustino Darmawan mengatakan, rusunawa disediakan lantaran banyak warga DKI yang tak memiliki kemampuan untuk membeli rumah.
"Kalau untuk Pemprov DKI untuk 2019 itu kan direncanakan 14.000 unit untuk lima tahun sampai 2022. Pokoknya jumlahnya selama lima tahun segitu, rusunawa," kata Agustino, Jakarta, Rabu (11/4).
Lagi pula, kata dia, Pemprov DKI tak bisa membangun rusun untuk dijual ke warga.
"Rusunami enggak boleh dijual sebab anggaran untuk membangunannya menggunakan APBD," ujar Agustino.
MONITOR, Jakarta - Industri tekstil dan produk tekstil (TPT) nasional masih menjadi salah satu sektor…
MONITOR, Jakarta – Ratusan ribu masyarakat memadati kawasan Monumen Nasional (Monas), Sarinah, hingga Bundaran HI…
MONITOR, Jakarta — Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) menjadikan perayaan HUT ke-81 Kemerdekaan…
MONITOR, Jakarta - Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) memaknai peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia sebagai momentum…
MONITOR, Bangka Tengah, Kepulauan Bangka Belitung — Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) meluncurkan…
MONITOR, Jakarta - PT Jasa Marga (Persero) Tbk mencatat sebanyak 509.684 kendaraan keluar wilayah Jabotabek pada…