Categories: EKONOMIENERGI

Proyek Listrik 35 Ribu MW dipastikan Beroperasi Tepat Waktu

MONITOR, Jakarta – Dalam rangka mengawal perkembangan proyek ketenagalistrikan 35.000 MW, Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) bersama PT PLN (Persero) terus memastikan pembangkit listrik dalam program 35.000 MW dapat beroperasi sesuai jadwal dan tidak terkendala masalah perizinan.

Hal ini terbukti saat Direktur Jenderal Ketenagalistrikan Kementerian ESDM, Andy Noorsaman Sommeng, meninjau relokasi Pembangkit Listrik Tenaga Mesin Gas (PLTMG) berkapasitas total 9 MW yang berada di kawasan Teluk Sasah Seri, Kuala Lobam, Kabupaten Bintan, Provinsi Kepulauan Riau. PLTMG 9 MW ini direlokasi dari 2 x 3 MW PLTMG Tokojo dan 3 MW PLTMG Dompak, Jumat (10/3) kemarin.

Pada kesempatan itu, Andy mempertemukan para pemangku kepentingan guna mempercepat beroperasinya PLMTG dan memastikan sinergitas antar instansi seperti pemasok gas, Pemerintah Daerah, Kantor Unit Penyelenggara Pelabuhan (KUPP) Tanjung Uban, dan PLN.

"Keberlangsungan pembangkit tersebut harus diupayakan karena pembangkit ini sangat mendukung iklim investasi di Pulau Bintan," tegas Andy.

Kehadiran PLTMG ini, kata Andy, nantinya dapat menyokong kebutuhan listrik masyarakat Bintan, mengingat kawasan ini tengah bergeliat dalam pengembangan pembangunan perumahan, bisnis, industri, dan pariwisata. Gas untuk PLTMG akan dipasok dari Compressed Natural Gas (CNG) yang dibawa dari terminal gas PLN di Panaran, Batam.

Sebelumnya, sempat dilaporkan adanya keterlambatan pengoperasian PLTMG yang disebabkan izin sandar tongkang pengangkut bahan bakar CNG dari Batam belum belum diberikan oleh instansi terkait, sehingga kapal pengangkut bahan bakar PLTMG tersebut belum dapat bersandar di Teluk Sasah selama empat bulan.

Andy meminta Syahbandar Pelabuhan setempat untuk mempercepat perizinan LCT CNG sebab perizinan lainnya telah selesai. Andy juga memastikan mitigasi risiko untuk keselamatan keteknikan di bidang gas (sebagai bahan bakar) telah diupayakan secara maksimal oleh PLN.

Dengan belum beroperasinya PLTMG ini, kawasan industri Lobam sementara ini belum dapat dilayani sehingga harus mengoperasikan genset yang berdampak pada meningkatnya biaya operasional.

Direktur Bisnis PLN Regional Sumatera, Wiluyo Kusdwiharto yang hadir dalam kunjungan tersebut mengungkapkan, bahwa secara umum kondisi kelistrikan di Bintan saat ini sudah cukup baik dan PLN siap untuk memasok listrik sebesar 160 MVA. Guna memenuhi kebutuhan pelanggan industri dan pariwisata di kawasan tersebut, PLN juga membangun Saluran Udara Tegangan Tinggi (SUTT) 150 kV dan Gardu Induk 150 kV di Lagoi sepanjang 20 kilometer route (kmr) dari Gardu Induk 150 kV Sri Bintan. PLN juga membangun PLTG berkapasitas 9 MW di Teluksasah yang tidak jauh dari kawasan Lobam.

"Selain itu PLN akan menambahkan kapasitas daya di Gardu Induk Air Raja dari 60 MVA menjadi 120 MV yang direncanakan selesai akhir Juni 2018. Selanjutnya, secara bertahap kapasitas Gardu Induk Sri Bintan dan Gardu Induk Kijang akan ditambah dari semula masing-masing 30 MV menjadi 60 MVA yang diharapkan selesai akhir tahun 2018," ungkap Wiluyo.

Recent Posts

Prof Rokhmin: Tinggalkan Ekonomi Bahan Mentah, Masuk Era Innovation-Based Blue Economy

MONITOR, Jakarta - Indonesia tidak cukup hanya mengandalkan kelimpahan sumber daya alam untuk mengejar pertumbuhan…

7 jam yang lalu

Kemnaker Perkuat Kemandirian Ekonomi Masyarakat Pascabencana lewat Pelatihan Vokasi

MONITOR, Banda Aceh — Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) melalui Balai Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BPVP) Banda…

20 jam yang lalu

Kemenag Satukan Organisasi Profesi Guru Lintas Agama dalam Satu Konfederasi

MONITOR, Jakarta - Kementerian Agama menyatukan berbagai organisasi profesi guru lintas agama dalam Konfederasi Organisasi…

20 jam yang lalu

FORMIT Palu Galang Dana untuk Korban Bencana NTT, Serukan Solidaritas Indonesia Timur

MONITOR, Palu - Forum Mahasiswa Indonesia Timur (FORMIT) menggalang dana untuk membantu masyarakat terdampak bencana…

2 hari yang lalu

Kemenperin Perkuat Daya Saing Industri TPT untuk Menangkan Kompetisi Global

MONITOR, Jakarta - Industri tekstil dan produk tekstil (TPT) nasional masih menjadi salah satu sektor…

2 hari yang lalu

Kumpul Bersama Rakyat, Menteri UMKM Ajak Perkuat Solidaritas dan Satukan Semangat Kemerdekaan

MONITOR, Jakarta – Ratusan ribu masyarakat memadati kawasan Monumen Nasional (Monas), Sarinah, hingga Bundaran HI…

2 hari yang lalu