Categories: HUMANIORAPENDIDIKAN

Kemendikbud Kembali Gelar Asistensi Pendidikan Pancasila dan Bela Negara

MONITOR, Medan – Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) bersama TNI kembali menggelar kegiatan Asistensi Pendidikan Pancasila dan Bela Negara ke-3. Kali ini, kegiatan tersebut digelar di Kota Medan, Sumatera Utara, Selasa (27/2).

“Dalam rangka melaksanakan salah satu Program Nawa Cita Presiden Joko Widodo yaitu Revolusi Mental, Kemendikbud terus mendorong penguatan karakter siswa melalui program Asistensi Pendidikan Pancasila dan Bela Negara, bekerjasama dengan TNI,” ujar Direktur Pembinaan SMP Kemendikbud, Supriano, di Lapangan Yonkav 6/Serbu, Medan Selayang, Kota Medan.

Di hadapan sekitar 1000 siswa SMP se-Kota Medan, Supriano mengingatkan para siswa dan guru agar mewaspadai bahaya radikalisme, pornografi yang marak di media sosial, dan narkoba yang mulai masuk pada satuan pendidikan.

“Ini adalah salah satu cara melemahkan negara kita. Untuk itu, kami menyampaikan kepada anak-anak ku dan kepala sekolah serta guru tolong perhatikan dan lihat bersama apabila ada indikasi yang mengkhawatirkan dan mencurigakan terkait tiga hal tersebut tolong segera di cegah,” pesannya.

Supriano berharap, para kepala sekolah dan guru untuk memasukkan muatan pendidikan karakter di semua mata pelajaran, baik pelajaran Matematika, IPA, IPS, PKN, dan lain-lain. “Pendidikan karakter bukanlah kurikulum, tetapi merupakan hidden kurikulum yang masuk pada semua mata pelajaran. Kalau ini dilakukan, Insyaallah dengan Asistensi Pendidikan Pancasila dan Bela Negara anak-anak akan memiliki bekal yang kuat, akademis bagus, dan karakter yang bagus, dan inilah anak-anak yang akan mampu bersaing di abad 21,” tuturnya.

“Tularkan apa yang didapat dalam kegiatan ini kepada teman-teman lain. Lakukan perubahan diri dari negatif menjadi positif, yang tadinya malas, harus bersemangat, dan yang tadinya kurang peduli dengan teman, menjadi peduli dengan teman dan lingkungan, dan sebagainya,” imbuhnya.

Perlu diketahui, kegiatan Asistensi Pendidikan Pancasila dan Bela Negara ini, kata Supriano, telah diselenggarakan sebanyak tiga kali. Kegiatan pertama dilaksanakan di Surabaya, Jawa Timur pada tahun 2017. Pada tahun 2018, dilaksanakan di dua kota, yakni di Ambon, Maluku, dan hari ini di Medan, Sumatera Utara.

“Dasar pelaksanaan kegiatan Asistensi Pendidikan Pancasila dan Bela Negara adalah berdasarkan nota kesepahaman antara Mendikbud dengan Panglima TNI yang ditandatangani pada tahun 2017,” jelasnya.

Adapun sekolah yang mengikuti kegiatan Asistensi Pendidikan Pancasila dan Bela Negara di Kota Medan terdiri dari 25 sekolah, yakni SMP Negeri 1 Medan, SMP Negeri 2 Medan, SMP Negeri 3 Medan, SMP Negeri 6 Medan, SMP Negeri 7 Medan, SMP Negeri 24 Medan, SMP Negeri 29 Medan, SMP Negeri 30 Medan, SMP Negeri 30 Medan, SMP Negeri 38 Medan, SMP Negeri 42 Medan, SMP AL Washliyah 8 Medan, SMP Kartika I-2 Medan, SMP Kartika 1 Medan, SMP Methodist 3 Medan, SMP Muhammadiyah 3 Medan, SMP Muhammadiyah 6 Medan, SMP Muhammadiyah 1, SMP Panca Budi Medan, SMP AL Fityan, SMP Brigjend Katamso, SMP Katolik Tri Sakti 1, SMP Letjen MT. Haryono, SMP Santo Thomas 1, SMP Taman Siswa Medan, dan SMP Taman Siswa Tanjung Sari.

Recent Posts

1024 Atlet Domino Serbu Jakarta, JDT 2026 Gerakkan Ekonomi hingga Rp6 Miliar

MONITOR, Jakarta – Jakarta Domino Tournament (JDT) 2026 Series 2 tidak hanya menjadi panggung kompetisi…

10 jam yang lalu

Mengemas Pembelajaran Bermakna: Inovasi dan Kreativitas Guru Kabupaten Lebak dalam Pelatihan Pembelajaran Mendalam di BPMP Banten

Oleh:Wida Evilia, S.Pd.Upaya meningkatkan mutu pendidikan nasional terus dilakukan melalui berbagai program penguatan kompetensi guru.…

1 hari yang lalu

Kemenag Seleksi Calon Anggota Majelis Masyayikh 2026–2031, Perkuat Mutu Pendidikan Pesantren

MONITOR, Jakarta – Kementerian Agama (Kemenag) melalui Direktorat Pesantren melanjutkan proses seleksi Bakal Calon Anggota…

2 hari yang lalu

Kementan Tegaskan Pelaku Perunggasan Komitmen Lakukan Perbaikan Harga Ayam Broiler

MONITOR, Jakarta – Kementerian Pertanian (Kementan) terus memperkuat upaya menjaga keseimbangan sektor perunggasan nasional di…

2 hari yang lalu

HKTI Lumajang Kawal Ketat LP2B, Tegaskan Tak Boleh Ada Alih Fungsi Lahan Produktif

MONITOR, Lumajang – Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) Kabupaten Lumajang menegaskan komitmennya mengawal implementasi kebijakan…

2 hari yang lalu

3 Negara Diguncang Gempa Hebat, Puan Sampaikan Simpati dan Tekankan Perlindungan WNI

MONITOR, Jakarta - Ketua DPR RI Puan Maharani menyampaikan rasa simpati atas musibah bencana gempa…

2 hari yang lalu