MONITOR, Jakarta – Pasangan Nurdin Abdullah-Andi Sudirman Sulaiman merajai hasil survei Pemilihan Gubernur (Pilgub) Sulawesi Selatan (Sulsel) yang dirilis Lembaga Survei Populi Center, Kamis (1/2). Pasangan yang beken dengan sebutan Prof-Andalan tersebut memperoleh angka 32 persen, menjadi yang tertinggi secara elektabilitas di Pilgub Sulsel.
Di posisi kedua ditempati oleh pasangan Ichsan Yasin Limpo-Andi Mudzakkar dengan perolehan angka 20,3 persen. Disusul oleh pasangan Nurdin Halid-Abd Aziz Qahhar Mudzakkar yang memperoleh angka 17,0 persen. Posisi terakhir secara elektabilitas versi survei Populi Center adalah pasangan Agus Arifin Numang-Tanribali Lamo dengan presentase 10,9 persen.
Sementara untuk responden yang tidak menjawab atau belum tahu dalam survei tersebut berjumlah 19,9 persen.
Menurut Populi Center, riset yang dilakukan selama 7 hari, 15-22 Januari 2018 tersebut menunjukkan tingkat kemantapan pilihan masyarakat Sulsel dapat dikategorikan tinggi, yakni 52,8 persen. Hasil tersebut terpaut jauh jika dibandingkan dengan presentase responden yang mengaku pilihannya mungkin masih akan berubah, yakni 24,4 persen.
Survey tersebut dilakukan Populi Center di 80 desa/kelurahan se Sulawesi Selatan. Dengan metode multi tage random sampling, dilaksanakan dengan wawancara tatap muka kepada 800 responden. Margin of error survey tersebut +/- 3,39% dan 95% tingkat kepercayaan.
MONITOR, Denpasar — Deputi Bidang Usaha Menengah Kementerian UMKM, Bagus Rachman, menegaskan pentingnya penguatan ekosistem digital…
MONITOR, Jakarta - Kementerian Haji dan Umrah memastikan layanan jemaah haji Indonesia pada fase Mina, khususnya…
MONITOR, Jakarta — Guru Besar UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, Prof. Dr. Ahmad Tholabi Kharlie, menilai bantuan…
MONITOR, Jakarta — Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) akan melaksanakan Pelatihan Vokasi Nasional (PVN) 2026 Batch 2 di…
MONITOR, Makassar - Kementerian Pertanian (Kementan) bersama BUMN pangan mempertegas komitmen pengembangan hilirisasi ayam terintegrasi di…
MONITOR, Mina — Anggota Amirul Hajj 1447 H/2026 M, H.R. Muhammad Syafi’i, menilai penyelenggaraan ibadah…