Categories: BERITAMEGAPOLITAN

Sekolah di Ibukota Libur Selama Asian Games Berlangsung

MONITOR, Jakarta – Selama perhelatan Asian Games ke 18 berlangsung, Pemerintah Provinsi DKI berencana akan meliburkan kegiatan belajar mengajar di sekolah. Tidak hanya itu, jam kerja karyawan pun selama perhelatan pesta olah raga se-Asia ini akan ikut diatur.

"Usulan itu datang dari Ketua Panitia Penyelenggara Asian Games 2018 (INASGOC) Erick Thohir. Nah kami sedang kaji semuanya," ujar Wakil Gubernur Jakarta Sandiaga Uno.

Bahkan kata Sandi, panggilan akrab Sandiaga Uno, terkait libur sekolah pada saat penyelenggaraan Asian Games ini sudah dibicarakan langsung dengan Presiden RI Joko Widodo dan Menko PMK Puan Maharani dalam sebuah pertemuan belum lama ini.

"Kami pun berencana mengatur waktu kerja dari kantor-kantor pemerintah maupun kantor perusahaan swasta. Selama dua minggu ini kita berkoordinasi. Ada usulan dari Pak Erick dan waktu itu kita bicarakan juga di depan Bapak Presiden, seperti China, setiap ada perhelatan besar diliburkan sekolah jam kerjanya diatur," kata Sandi.

Dia menjelaskan bahwa kebijakan itu diambil agar nantinya selama perhelatan olahraga terbesar se benua Asia itu, jalanan ibukota tidak macet. Dengan begitu, diharapkan para atlet yang mau ke venue-venue di kawasan Senayan tidak telat.

"Ini harus kita gunakan karena ini wajah Indonesia ini reputasi martabat bangsa yang dipertaruhkan. Jangan karena nila setitik rusak susu sebelanga. Karena masalah kemacetan ini atlet datang terlambat ke venue atau atlet terlambat pulang ke perkampungan atlet kita enggak mau kaya gitu, kita harus yakinkan bahwa pelayanan mereka di sini prima," tutur Anies.

Nah, bagi anak-anak yang sekolahnya diliburkan, lanjut Sandi, mereka nantinya bisa diberikan kesempatan untuk 'meliput' even olahraga itu.

"Murid-murid itu diberikan kesempatakan untuk meliput Asian Games membuat karya tulis membuat projek sekitar Asian Games," pungkasnya.

Recent Posts

Hadiri Peringatan Hari Bhayangkara 2026, Puan: Polri Harus Terus Buktikan Komitmen Sebagai Pelayan Masyarakat

MONITOR, Jakarta - Ketua DPR RI Puan Maharani menghadiri upacara peringatan ke-80 Hari Bhayangkara Tahun…

3 jam yang lalu

Kasus Dokter di NTT, Komisi IX DPR: Tenaga Kesehatan Harus Dilindungi dari Intimidasi dan Didukung Kesehatan Jiwanya

MONITOR, Jakarta - Anggota Komisi IX DPR RI, Netty Prasetiyani Aher, menyampaikan duka cita mendalam…

3 jam yang lalu

DPR Desak Pemerintah Konkretkan Formula Pembiayaan PPPK di Daerah Melalui APBN

MONITOR, Jakarta - Anggota Komisi II DPR Muhammad Khozin meminta pemerintah pusat untuk segera mengkonkretkan…

5 jam yang lalu

HUT Bhayangkara ke-80: Analis: Kepercayaan Publik Jadi Modal Kuat Polri Kawal Indonesia Berdaulat, Adil dan Makmur

MONITOR, Jakarta - Memperingati Hari Bhayangkara ke-80, analis intelijen, pertahanan, dan keamanan, Dr. Ngasiman Djoyonegoro…

13 jam yang lalu

Puan Imbau Latihan Calon Manajer Kopdes Merah Putih Fokus Pada Manajerial Saja

MONITOR, Jakarta - Ketua DPR RI Puan Maharani menyampaikan belasungkawa menyusul meninggalnya 5 orang peserta…

1 hari yang lalu

Menghidupkan Kembali ‘Roh’ Keikhlasan Guru di Tengah Badai Administrasi Digital

Oleh: Zizah Nurazizah (Mahasiswa Magister Manajemen Pendidikan Universitas Pamulang) Dunia pendidikan kita hari ini sedang…

1 hari yang lalu