Categories: BERITAMEGAPOLITAN

Waketum MUI Ingatkan Masyarakat Harus Bijak Bermedsos

MONITOR, Jakarta – Aparat kepolisian semakin masif dalam meringkus pelaku penyebar ujaran kebencian di media sosial. Tak pandang bulu, baru-baru ini Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Jagakarsa KH. Sulaiman Rohimin pun dilaporkan karena diduga menyebarkan 'meme' yang menyudutkan kelompok lain.

Terkait hal ini, Wakil Ketua Umum MUI Zainut Tauhid Sa'adi mengaku prihatin atas insiden yang dialami Sulaiman. Ia pun mengingatkan, agar masyarakat lebih bijak dalam menggunakan media sosial.

"Dalam menggunakan media sosial seharusnya kita mengetahui rambu-rambu dan aturan hukum yang ada sehingga lebih berhati-hati dalam memilih dan memilah mana yang boleh dan mana yang tidak boleh, mana yang patut dan mana yang tidak patut untuk disebarluaskan kepada publik," ujarnya, dalam siaran pers yang diterima MONITOR, Kamis (25/1).

Politisi PPP ini menyatakan, segala hal yang dirasa baik oleh diri sendiri belum tentu benar dan layak untuk dipublikasikan. Maka seyogyanya, masyarakat harus arif dalam memilih konten di media sosial.

Terkait kasus ujaran kebencian yang terus marak, Zainut mengatakan bahwa MUI sudah mengeluarkan fatwa tentang Hukum dan Pedoman Bermuamalah Melalui Media Sosial. Harapannya, fatwa ini dijadikan panduan agar seluruh umat Islam khususnya pengurus MUI di seluruh Indonesia lebih bijak dalam beraktivitas di dunia maya.

"Dalam fatwa MUI tersebut menyebutkan antara lain setiap Muslim yang bermuamalah melalui media sosial diharamkan melakukan ghibah (membicarakan keburukan atau aib orang lain), fitnah, namimah (adu domba), dan penyebaran permusuhan," jelasnya.

Fatwa MUI tersebut, kata dia, juga mengharamkan aksi bullying, ujaran kebencian serta permusuhan atas dasar suku, agama, ras atau antar golongan.

Recent Posts

Menghidupkan Kembali ‘Roh’ Keikhlasan Guru di Tengah Badai Administrasi Digital

Oleh: Zizah Nurazizah (Mahasiswa Magister Manajemen Pendidikan Universitas Pamulang) Dunia pendidikan kita hari ini sedang…

52 menit yang lalu

IPW: Penempatan Razman di Lapas Cipinang Sudah Sesuai Prosedur dan Pertimbangan Medis

MONITOR, Jakarta – Indonesia Police Watch (IPW) menilai polemik terkait penempatan pengacara Razman Arif Nasution…

2 jam yang lalu

Kemenhaj Fokus Kawal 5 Persen Jemaah Haji Terakhir di Madinah, Pastikan Layanan Optimal

MONITOR, Jakarta — Memasuki hari operasional ke-71 penyelenggaraan ibadah haji 1447 H/2026 M, Selasa (30/6/2026), Kemenhaj…

3 jam yang lalu

SETARA Institute Kritik Pelibatan Taruna Akmil di Sekolah Rakyat: Jangan Normalisasi Multifungsi TNI di Ruang Pendidikan

MONITOR, Jakarta - Ketua Dewan Nasional SETARA Institute, Hendardi, mengkritik kebijakan pemerintah yang melibatkan taruna…

3 jam yang lalu

Puan Dorong Kasus Dugaan Intimidasi Dokter Oleh Anggota DPRD Diselidiki Hingga Tuntas

MONITOR, Jakarta - Ketua DPR RI Puan Maharani menanggapi soal kasus dugaan intimidasi yang dilakukan…

3 jam yang lalu

Puan Pimpin Paripurna DPR, Bahas LHP LKPP 2025 Hingga Persetujuan Naturalisasi 2 Pesepakbola

MONITOR, Jakarta - Ketua DPR RI Puan Maharani memimpin Rapat Paripurna DPR RI yang ke-22…

6 jam yang lalu