Categories: NASIONAL

Catatan Akhir Tahun 2017 Anang Hermansyah Tentang ‘Wajah’ DPR

MONITOR, Jakarta – Wajah parlemen sepanjang 2017 masih dinilai tidak berbuat banyak oleh publik.  Persoalan legislasi kerap menjadi indikator soal kerja parlemen.  Untuk memenuhi ekspektasi publik,  DPR harus banyak diisi oleh para ahli di bidangnya.  

Anggota DPR RI dari Fraksi PAN Anang Hermansyah mengatakan ke depan perlu lebih banyak ahli yang masuk menjadi anggota DPR.  Upaya tersebut untuk mempercepat akselerasi kerja politik parlemen.  "Melihat kinerja parlemen sepanjang 2017, masih ada ketidakpuasan oleh publik.  Itu harus menjadi catatan penting seluruh stakeholder.  Menurut saya Parlemen harus lebih banyak diisi oleh anggota DPR yang ahli di bidangnya,"  tegas Anang di Morotai,  Minggu (31/12).

Menurut Anang,  anggota DPR dari wakil kalangan profesional dikenal dalam khazanah parlemen era modern.  Menurut dia,  kelompok ini mencerminkan keterwakilan fungsional seperti mewakili kelompok profesi,  pekerja dan lain-lain.  "Kelompok ini disebut sebagai representasi fungsional (functional representation).  Meski dalam sistem politik kita,  hanya mengenal representasi politik (political representation) yakni melalui jalur partai politik namun dalam praktiknya partai politik merekrut banyak caleg dari kalangan profesional," urai Anang.  

Anang pun berkaca pada dirinya yang berlatar belakang sebagai musisi yang ditempatkan oleh partainya di Komisi X DPR RI yang di antaranya menbidangi persoalan seni dan budaya. "Penekanan perjuangan yang saya lakukan persoalan pembajakan di industri musik termasuk memperjuangkan regulasi soal permusikan,"  tegas Anang.  

Situasi tersebut,  imbuh Anang,  akan memudahkan kerja di parlemen karena seorang profesional yang menjadi anggota DPR akan mempercepat akselerasi di bidang yang digeluti baik dari sisi fungsi DPR dalam melaksanakan legislasi, menyusun anggaran serta pengawasan.  "Makanya di DPR dibutuhkan dokter,  agamawan,  mantan birokrat,  ahli pertanian,  aktivis buruh,  budayawan termasuk musisi dan profesi lainnya,"  ungkap Anang.  

Di bagian akhir,  Anang menyebutkan dengan sistem parlemen saat ini dengan dukungan sistem pendukung yang baik seperti Badan Keahlian Dewan (BKD) dapat mempercepat akselerasi kerja konstitusional DPR.  "Apalagi diisi oleh anggota DPR yang expert di bidangnya,  saya yakin akan lahir produk DPR yang brilian dan bermanfaat bagi rakyat,"  tandas Anang.

Recent Posts

Kemenag: Pers adalah Mitra Penting Rawat Kerukunan Umat

MONITOR, Jakarta - Kementerian Agama menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat kemitraan strategis dengan insan pers…

6 menit yang lalu

Politisi PDIP: DPR dan Pemerintah Tidak Boleh Anti-Kritik Pers

MONITOR, Jakarta - Peringatan Hari Pers Nasional yang jatuh pada 9 Februari menjadi momentum bagi…

8 jam yang lalu

Puncak HPN 2026 di Banten, Pemerintah Komitmen Perkuat Ekosistem Pers

MONITOR, Jakarta - Selamat Hari Pers Nasional 2026! Puncak peringatan Hari Pers Nasional (HPN) 2026…

10 jam yang lalu

Percepat Pemulihan Sumbar, Kementerian UMKM Salurkan Bantuan Produksi

MONITOR, Sumatera Barat - Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) melalui Klinik UMKM Minang…

11 jam yang lalu

Akademisi UIN Jakarta Raih Doktor di UI, Bedah Akuntabilitas BUMN Pasca Danantara

MONITOR, Depok - Akademisi dan peneliti hukum Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah Jakarta, Fathudin…

11 jam yang lalu

Pemerintah Pastikan Harga Sapi Hidup Stabil, Pelaku Usaha: Kami Ikuti Aturan Pemerintah

MONITOR, Jakarta - Pemerintah memperketat pengawasan harga sapi hidup setelah adanya laporan di lapangan yang…

13 jam yang lalu