MONITOR, Kuala Lumpur – Sekjen Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC) Datuk Windsor Paul John angkat bicara terkait polemik Evan Dimas dan Ilham Udin. Windsor mengungkapkan pihaknya bakal turun tangan bila terjadi pemaksaan kehendak yang dilakukan PSSI.
Sekjen AFC mengingatkan agar PSSI jangan gegagah dalam mengeluarkan pernyataan. Pasalnya setiap pemain punya kebebasan untuk menentukan masa depan.
Evan Dimas dan Ilham Udin diketahui telah menjalin ikatan kontrak dengan Selangor FA. Tapi kemudian Ketua Umum PSSI Edy Rahmayadi seolah memberi larangan terhadap dua pemain itu.
Dalam kesempatan lain juga dikatakan ada kekhawatiran bahwa Evan Dimas dan Ilham Udin tidak bisa mengikuti pelatnas timnas U-23 untuk Asian Games 2018.
"Saya rasa terpulang kepada kehendak pemain itu sendiri. Jika didapati melanggar peraturan FIFA dan AFC, kami bisa melakukan siasat bahwa pemain bebas bermain ke mana saja, di negara manapun," kata Sekjen AFC.
Hingga saat ini Evan Dimas dan Ilham Udin tetap belum bergabung dengan Selangor FA. Padahal mereka dijadwalkan sudah harus bergabung dalam latihan Selangor FA pada 22 Desember 2017 lalu.
MONITOR, Jakarta – Indonesia Police Watch (IPW) menilai langkah Direktorat Tindak Pidana Korupsi (Kortastipidkor) Polri…
MONITOR, Jakarta - Kementerian Haji dan Umrah Republik Indonesia mengusulkan perubahan komposisi pembiayaan dalam Biaya…
MONITOR, Jakarta – Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) menegaskan komitmennya untuk memperluas pemanfaatan…
MONITOR, Jakarta - Anggota Komisi III DPR RI, Abdullah mendukung investigasi total dugaan korupsi pemenuhan…
MONITOR, Medan — Menteri Ketenagakerjaan Yassierli menegaskan pemerintah terus meningkatkan produktivitas, memperkuat pelindungan pekerja, dan meningkatkan…
MONITOR, Jakarta - Indonesia akan membawa kekuatan industri agro dan pengolahan pangan ke panggung internasional…