Categories: NASIONALPEMERINTAHAN

Presiden Jokowi: Untuk Start Up, Bisnisman Pemula Perlu ‘Disuntik’

MONITOR, Jakarta – Presiden Joko Widodo saat ini selain memberi hadiah berupa sepeda juga mulai sering 'obral' hadiah berupa modal usaha setelah warga berhasil menjawab pertanyaan yang diajukan pada setiap kali kunjungannya.

"Ini untuk start up, pengusaha atau bisnisman pemula juga perlu disuntik, dimotivasi agar lebih banyak lagi anak muda yang masuk ke dunia usaha," kata Presiden Jokowi kunjungannya ke Bekasi untuk penyerahan sertifikat uji kompetensi pemagangan kerja 2017 di Balai Besar Pengembangan Latihan Kerja (BBPLK).

Presiden Jokowi menyebutkan dirinya tertarik dengan kalangan pemuda yang berniat mengembangkan usaha termasuk peserta program pemagangan 2017 di BBPLK Bekasi.

Jokowi mengapresiasi dengan memberikan modal usaha kepada salah seorang dari beberapa orang yang tampil ke depan saat penyerahan sertifikat uji kompetensi di Bekasi kepada peserta uji kompetensi bernama Warman asal Subang yang menyatakan berniat berusaha bidang ikan hias.

"Ini yang bagus, keluar dari uji kompetensi langsung mandiri berusaha di bidang ikan hias," kata Jokowi.

Pada kesempatan itu Presiden Jokowi memberikan hadiah berupa sepeda dan modal untuk memulai usaha sebesar Rp10 juta kepada Marwan.

Presiden Jokowi pada kesempatan tersebut juga menyampaikan bahwa Pembangunan SDM akan mulai digalakkan pada 2018-2019, pemerintah akan menyiapkan diri untuk masuk ke pembangunan SDM secara besar-besaran.

"Saya sampaikan, pada 2018 akan kita siapkan untuk masuk ke pembangunan SDM secara besar-besaran atau massif," kata Jokowi.

Presiden menyebutkan pembangunan SDM secara massif diperlukan agar mayoritas penduduk Indonesia (60 persen) usia produktif dapat memberi keuntungan kepada Indonesia.

"Kondisi menguntungkan 60 persen jumlah penduduk usia produktif itu bisa ilang kalau tidak segera kita mulai," kata Jokowi.

Menurut mantan Gubernur DKI Jakarta ini, pembangunan dan penyelenggaraan sekolah vokasi dan training vokasi merupakan langkah penting untuk menyiapkan SDM trampil agar bersaing dengan negara lain.

"Nah karena itu tadi saya sampaikan, pada 2018 akan kita siapkan untuk masuk ke pembangunan SDM secara besar-besaran," katanya.

Ia mengingatkan pembangunan sejumlah infrastruktur akan banyak yang akan segera selesai untuk selanjutnya masuk ke pembangunan SDM.

"Saya kira model yang dikerjakan di Kemenaker di Bekasi ini model yang baik dan bagus dari peralatan, gedung bagus dan instruktur. Kita juga akan fokuskan BBPLK Bekasi ini untuk elektronika dan teknologi informasi, fokus BLK di tempat lain akan berbeda lagi," tegas Jokowi.

Recent Posts

Kementerian UMKM Alokasikan Anggaran Percepatan Pemulihan UMKM Pascabencana di Aceh

MONITOR, Banda Aceh – Pemerintah melalui Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) menyiapkan dukungan…

1 hari yang lalu

FKDT dan Masa Depan Pendidikan Keagamaan di Indonesia

Oleh: Akhmad Sururi Di tengah perubahan zaman yang bergerak begitu cepat, pendidikan Indonesia tidak cukup…

1 hari yang lalu

Indonesia Usung Isu Pembiayaan Inklusif dan Ekosistem Kewirausahaan di Forum APEC

MONITOR, Guangzhou, Cina - Menteri Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Maman Abdurrahman menyampaikan komitmen…

2 hari yang lalu

Kemenhaj Minta Jemaah Umtah Tenang Atas Terdampaknya Penerbangan Akibat Abu Vulkanik

MONITOR, Jakarta - Kementerian Haji dan Umrah Republik Indonesia mengambil langkah antisipatif untuk memastikan keselamatan,…

2 hari yang lalu

Kementan Ajak Alumni Peternakan Jadi Penggerak Hilirisasi dan Kesejahteraan Peternak

MONITOR, Purwokerto – Kementerian Pertanian (Kementan) mengajak perguruan tinggi, alumni, dan dunia usaha memperkuat kolaborasi…

2 hari yang lalu

Panen Demplot Pupuk Hayati Cair Organik di Kabupaten Bandung Naikkan Produksi Padi

MONITOR, Bandung – Para petani di Ciparay Kabupaten Bandung sumringah. Produksi padi yang menerapkan pupuk…

2 hari yang lalu