Categories: NASIONALPOLITIK

Menteri Khofifah Optimis Maju di Pilgub Jatim Lewat Golkar

MONITOR, Jakarta – Khofifah Indar Parawansa menyatakan tidak ada masalah dan evaluasi dari Partai Golkar terhadap pencalonannya pada Pilgub Jawa Timur 2018 setelah terpilihnya Airlangga Hartarto sebagai Ketua Umum partai berlambang beringin tersebut.

"Saya kemarin ketemu Pak Airlangga, saya ajak Mas Emil, tidak ada masalah, tidak ada evaluasi untuk Jawa Timur. Tetap," kata Khofifah di Jakarta.

Hal itu disampaikan Khofifah usai membuka workshop Gerakan Sapu Bersih Pungutan Liar Kementerian Sosial dengan tema "Transparansi dan akuntabilitas pelayanan publik melalui gerakan sapu bersih pungutan liar" di Jakarta.

Khofifah juga mengaku tidak khawatir dengan masalah waktu untuk mempersiapkan pencalonannya mengikuti Pilgub Jatim meski hingga saat ini ia masih menjabat sebagai Menteri Sosial Kabinet Kerja Jokowi.

"Waktunya ini justru lama sekali, karena dulu jaman saya ikut pilgub, kampanye terbuka hanya dua minggu, ini empat bulan jadi waktunya sangat cukup," ujar Khofifah.

Khofifah menyatakan optimismenya akan mengikuti pemilihan kepala daerah untuk memperebutkan posisi Jatim I pada 2018.

"Bismillah," jawabnya singkat saat ditanyakan kesiapannya untuk maju pada Pilgub Jatim bersama Emil Elistianto Dardak yang saat ini menjabat Bupati Trenggalek.

Dewan Pimpinan Pusat Partai Golkar menyiapkan pembaruan surat rekomendasi bagi pasangan Khofifah Indar Parawansa-Emil Elistianto Dardak untuk Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Jawa Timur 2018.

"Kami siapkan yang baru karena surat yang pertama dikeluarkan masih ditandatangani Plt Ketua Umum Idrus Marham dan Wasekjen," ujar Ketua DPP Golkar Zainuddin Amali kepada wartawan di Surabaya, Rabu (27/12).

Berdasarkan peraturan bahwa yang digunakan untuk mendaftarkan pasangan ke Komisi Pemilihan Umum adalah ketua umum dan sekretaris jenderal yang diakui Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham).

Zainudin mengatakan, karena Golkar baru dilakukan pergantian ketua umum melalui Musyawarah Nasional Luar Biasa (Munaslub) dan menghasilkan pemimpin baru, yakni Airlangga Hartarto maka perlu adanya pembaruan surat rekomendasi.

"Isinya sama dan pasangan diusung juga tetap, Khofifah-Emil. Yang berbeda hanya tanda tangan, sekarang Ketua Umum Airlangga Hartarto dan Sekjen Idrus Marham. Sehingga kami tegaskan tak ada evaluasi untuk pasangan di Pilkada Jatim," pungkasnya.

Recent Posts

Kementerian UMKM Alokasikan Anggaran Percepatan Pemulihan UMKM Pascabencana di Aceh

MONITOR, Banda Aceh – Pemerintah melalui Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) menyiapkan dukungan…

1 hari yang lalu

FKDT dan Masa Depan Pendidikan Keagamaan di Indonesia

Oleh: Akhmad Sururi Di tengah perubahan zaman yang bergerak begitu cepat, pendidikan Indonesia tidak cukup…

1 hari yang lalu

Indonesia Usung Isu Pembiayaan Inklusif dan Ekosistem Kewirausahaan di Forum APEC

MONITOR, Guangzhou, Cina - Menteri Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Maman Abdurrahman menyampaikan komitmen…

2 hari yang lalu

Kemenhaj Minta Jemaah Umtah Tenang Atas Terdampaknya Penerbangan Akibat Abu Vulkanik

MONITOR, Jakarta - Kementerian Haji dan Umrah Republik Indonesia mengambil langkah antisipatif untuk memastikan keselamatan,…

2 hari yang lalu

Kementan Ajak Alumni Peternakan Jadi Penggerak Hilirisasi dan Kesejahteraan Peternak

MONITOR, Purwokerto – Kementerian Pertanian (Kementan) mengajak perguruan tinggi, alumni, dan dunia usaha memperkuat kolaborasi…

2 hari yang lalu

Panen Demplot Pupuk Hayati Cair Organik di Kabupaten Bandung Naikkan Produksi Padi

MONITOR, Bandung – Para petani di Ciparay Kabupaten Bandung sumringah. Produksi padi yang menerapkan pupuk…

2 hari yang lalu