Categories: EKONOMIENERGI

Ukur Respon Konsumen, Pertamina Uji Pasar Gas Nonsubsidi di Tangerang

MONITOR, Tangerang – PT Pertamina (Persero) melakukan uji coba produk gas elpiji 3 kilogram nonsubsidi "Bright Gas" di pasar di wilayah Tangerang, Banten, untuk mengukur respons konsumen terhadap produk itu.

"Produk ini menyasar kalangan konsumen menengah dan atas sejak November 2017. Ada 500 responden yang kita sasar di Tangerang," kata External Communication Manager PT Pertamina (Persero), Arya Dwi Paramita, seperti dikutip MONITOR dari siaran Radio Swasta di Jakarata, Rabu pagi (27/12).

Ia mengatakan, proses uji coba produk itu saat ini masih berlangsung, sehingga hasilnya belum bisa diungkapkan kepada publik.

"Uji coba pasar ini kita lakukan sampai dengan periode Maret 2018. Hasilnya seperti apa belum kelihatan, karena kita masih melihat respon dari responden," katanya.

Gas elpiji 3 kilogram nonsubsidi itu, jelas Arya, bukanlah sebagai pengganti gas bersubsidi 3 kilogram yang kini marak dimanfaatkan masyarakat kalangan bawah hingga menengah.

"Gas 3 kilogram nonsubsidi ini sebagai alternatif pilihan masyarakat yang disesuaikan dengan kemampuan keuangan mereka," katanya.

Arya mengatakan, gas elpiji bersubsidi yang kini beredar di pasaran diperuntukan bagi masyarakat miskin, namun pada kenyataannya banyak masyarakat mampu yang memanfaatkan subsidi tersebut karena harganya yang relatif murah.

"Itu enggak boleh, tetapi mereka tetap butuh pasokan energi. Makanya kita menyiapkan gas nonsubsidi dengan nama Brigt Gas," katanya.

Arya berharap, kebijakan subsidi bahan bakar gas kepada masyarakat bisa tepat sasaran dengan diluncurkannya Bright Gas 3 kilogram.

Ia mengaku, elpiji bersubsidi banyak dimanfaatkan masyarakat karena tersedia bebas di tingkat pengecer, namun pihaknya tidak memiliki kewenangan melakukan penindakan.

"Pemerintah Daerah yang melakukan penindakan. Kalau Pertamina ranahnya hanya sampai agen," tegasnya.

Recent Posts

Kementerian UMKM Alokasikan Anggaran Percepatan Pemulihan UMKM Pascabencana di Aceh

MONITOR, Banda Aceh – Pemerintah melalui Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) menyiapkan dukungan…

2 hari yang lalu

FKDT dan Masa Depan Pendidikan Keagamaan di Indonesia

Oleh: Akhmad Sururi Di tengah perubahan zaman yang bergerak begitu cepat, pendidikan Indonesia tidak cukup…

2 hari yang lalu

Indonesia Usung Isu Pembiayaan Inklusif dan Ekosistem Kewirausahaan di Forum APEC

MONITOR, Guangzhou, Cina - Menteri Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Maman Abdurrahman menyampaikan komitmen…

3 hari yang lalu

Kemenhaj Minta Jemaah Umtah Tenang Atas Terdampaknya Penerbangan Akibat Abu Vulkanik

MONITOR, Jakarta - Kementerian Haji dan Umrah Republik Indonesia mengambil langkah antisipatif untuk memastikan keselamatan,…

3 hari yang lalu

Kementan Ajak Alumni Peternakan Jadi Penggerak Hilirisasi dan Kesejahteraan Peternak

MONITOR, Purwokerto – Kementerian Pertanian (Kementan) mengajak perguruan tinggi, alumni, dan dunia usaha memperkuat kolaborasi…

3 hari yang lalu

Panen Demplot Pupuk Hayati Cair Organik di Kabupaten Bandung Naikkan Produksi Padi

MONITOR, Bandung – Para petani di Ciparay Kabupaten Bandung sumringah. Produksi padi yang menerapkan pupuk…

3 hari yang lalu