MONITOR, Jakarta – Sebanyak 74 Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) mendapatkan bantuan peralatan praktikum dari Kementerian Perindustrian. Bantuan tersebut diperkirakan mencapai Rp35 Milyar.
"Hal tersebut untuk mendukung implementasi hasil penyelarasan kurikulum," ujar Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto di Jakarta, Rabu (27/12).
Airlangga menyatakan, di tahun 2018 nanti, Kemenperin telah mengalokasikan anggaran untuk peningkatan kompetensi guru bidang produktif melalui pelatihan dan magang.
Program itu bekerja sama dengan ITE Singapura, Formosa Training Center Taiwan, industri dan lembaga pelatihan teknis untuk sebanyak 1.900 orang, serta fasilitasi “silver expert” sebanyak 50 orang.
Menurutnya, hal itu sebagai tindak lanjut pelaksanaan program keterkaitan dan keterhubungan atau link and match pendidikan vokasi dengan industri yang beroperasi di Indonesia.
“Selain itu, tugas lain yang tidak kalah penting adalah pembangunan politeknik dan akademi komunitas di kawasan industri atau wilayah pusat pertumbuhan industri (WPPI) sebagai salah satu amanat dari UU Nomor 3 tahun 2014,” tutur Ketua Umum Golkar ini.
MONITOR, Kediri – Forum bedah buku dalam rangka pelaksanaan Munas Alim Ulama dan Konferensi Besar…
MONITOR, Depok – Anggota DPD RI, Jihan Fahira, mengajak mahasiswa untuk berperan aktif mengawal kehidupan…
MONITOR, Mataram – Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) melakukan kunjungan kerja ke sentra…
Oleh: Akhmad Sururi(Plt. Sekretaris Jenderal DPP FKDT) Kabar duka menyelimuti keluarga besar pegiat pendidikan keagamaan…
MONITOR, Jakarta - Anggota Komisi VI DPR RI, Mufti Anam meminta Pemerintah dan PT PLN…
MONITOR, Jakarta - Wakil Ketua Komisi V DPR RI, Andi Iwan Darmawan Aras menekankan pentingnya…