Categories: BISNISEKONOMI

Perkuat Hubungan Bisnis, Alwi Shihab Bawa Delegasi Ekonomi ke Pakistan

MONITOR, Jakarta – Utusan Khusus Presiden RI untuk Timur Tengah dan OKI, Alwi Shihab, dalam kunjungan kerjanya ke Pakistan, menyatakan bahwa Indonesia dan Pakistan merupakan dua negara sahabat dengan pondasi hubungan kerja sama yang kuat dan produktif di berbagai bidang.

Alwi menyebutkan modalitas kerja sama tersebut harus dimanfaatkan dengan baik dan dikembangkan untuk semakin mempererat hubungan serta meningkatkan kesadaran masyarakat kedua negara.

Dalam lawatannya ke Lahore Pakistan, Alwi Shihab berbagi kesamaan pandangan dengan Chief Minister (CM) Provinsi Punjab, Shahbaz Sharif, bahwa RI-Pakistan harus terus meningkatkan intensitas hubungan bilateral.

"Adalah tugasnya sebagai Utusan Khusus Presiden RI untuk memperkuat kerja sama dengan negara Muslim," kata Alwi seperti dikutip MONITOR dari Antara, Selasa (26/12).

Menurut Alwi lebih lanjut, kedua negara perlu memelihara dan mengembangkan semangat persahabatan dan brotherhood yang telah terbangun sejak era Presiden Soekarno untuk kemajuan bersama kedua negara.

Rombonga delegasi Alwi ditemani kalangan pembisnis Indonesia yang terdiri dari WIKA, Pertamina, Bank Exim, Pratama Capital, dan PT SAS, juga menghadiri acara Bisnis Forum Indonesia-Pakistan yang dibuka oleh Khawaja Ahmed Hassan, Vice Chairman of PBIT yang juga menjabat Staf Khusus Chief Minister Punjab.

Menurut Khawaja Hassan, Provinsi Punjab berkontribusi 60 persen pada PDB Pakistan dengan target pertumbuhan 8 persen pada 2018. Punjab juga dikenal sebagai provinsi yang sangat progresif dalam pembangunan, tercermin dari keberhasilan menyelesaikan proyek pembangkit listrik dan infrastruktur jalan serta transportasi yang menjadikannya sebagai lokasi menarik bagi investor asing.

Duta Besar Indonesia untuk Pakistan, Iwan S. Amri, mengatakan bahwa kedua negara memiliki capaian signifikan sepanjang tahun 2017 yang semakin memperkuat hubungan bilateral, antara lain, relaksasi kebijakan visa bagi WN Pakistan.

Menurut Dubes Iwan, saat ini adalah momen yang tepat untuk menggelorakan kembali semangat persahabatan kedua negara sekaligus mendorong awareness masyarakat mengenai sejarah hubungan kedekatan Pakistan-Indonesia, menuju pada peningkatan kerja sama konkret yang saling menguntungkan.

Forum Bisnis RI-Pakistan dihadiri oleh perwakilan pemerintah dan pelaku usaha kedua negara. Dari komunikasi kedua pihak telah teridentifikasi beberapa proyek kerja sama yang dapat direalisasikan, yaitu investasi di sektor infrastruktur berupa pembangunan gedung yang menjadi simbol persahabatan (friendship center) RI-Pakistan, pengembangan kawasan ekonomi khusus, dan penguatan institusi untuk good governance. Selain itu juga ada potensi kerja sama di sektor migas dan tambang.

Untuk mengeratkan hubungan bilateral, menurut Alwi, perlu dilakukan saling kunjung dan peningkatan interaksi kedua negara. Ia menyambut baik adanya peluang proyek infrastruktur dan produk manufaktur yang dapat ditindaklanjuti oleh Indonesia.

Recent Posts

Stafsus Menag Sambangi Ponpes Hamalatul Qur’an Sukoharjo, Tawarkan Trauma Healing untuk Santri

MONITOR, Sukoharjo – Kementerian Agama (Kemenag) RI menegaskan komitmennya untuk hadir memberikan pelayanan, pembinaan, dan…

20 jam yang lalu

OASE III PTKIN 2026 Resmi Dibuka Menag, Dorong Integrasi Sains dan Nilai Agama

MONITOR, Yogyakarta - Ajang Olimpiade Agama, Sains, dan Riset (OASE) III Perguruan Tinggi Keagamaan Islam…

1 hari yang lalu

Kementan Percepat Penyerapan Telur, Peternak Mikro dan Kecil Jadi Prioritas

MONITOR, Jakarta – Kementerian Pertanian (Kementan) mempercepat penyerapan telur ayam ras senilai Rp30 miliar melalui…

1 hari yang lalu

Kementerian UMKM Salurkan Bantuan Alat Produksi untuk Pulihkan Usaha Pascabencana di Aceh

MONITOR, Jakarta - Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) terus mengupayakan pemulihan aktivitas usaha…

1 hari yang lalu

Dari Ketahanan Keluarga hingga Kompetensi Digital, Ini Tiga Tantangan Strategis Penghulu

MONITOR, Tangerang Selatan - Kepala Badan Moderasi Beragama dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BMBPSDM) Kementerian…

1 hari yang lalu

Desak Kasus Penyadapan Ilegal Diusut Tuntas, MUI Ingatkan Larangan Tajassus dalam Islam

MONITOR, Jakarta – Majelis Ulama Indonesia (MUI) mendesak aparat penegak hukum mengusut tuntas kasus dugaan…

1 hari yang lalu