Categories: BERITAKRIMINAL

4 Anggota Gank Motor Penjarah Toko di Depok Positif Narkoba

MONITOR, Depok – Kapolresta Depok AKBP Didik Sugiarto memastikan bahwa Satreskrim terus mengembangkan kasus Gank Motor Jembatan Mampang (Jepang) bersenjata celurit yang menjarah sebuah toko di Jalan Sentosa Raya, Sukmajaya, Kota Depok.

Pengembangan kasus ini, dari awalnya 24 orang, sekarang betambah menjadi 26 orang yang terdiri dari remaja bawah umur 18 dan yang sudah dewasa. Tiga orang di antaranya perempuan dan seorang di antaranya sudah mempunyai bayi berusia satu tahun.

Berdasarkan pantauan media, Senin (25/12) petang telah dilakukan tes urin pada gerombolan 'Gank Jepang' ini di Satreskrim Polresta Depok yang dilakukan tim kesehatan. Dari 26 orang ini, 4 lelaki positif ditemukan jejak narkoba pada urine-nya yaitu, AP dan FD positif sabu, AC positif ganja, dan AG positif obat penenang.

Disebutkan dari keterangan Kapolres Depok, keempat pemakai narkoba ini telah diserahkan kepada Satres Narkoba untuk pengembangan kasus lebih lanjut.

"Sekarang sudah ada 26 orang yang ditangkap. Sekarang kita melakuakn tes urine. Hasilnya empat orang positif memakai narkoba," ujar AKBP Didik.

Menurutnya, Polresta Depok masih terus terus menyidik kasus ini untuk mendalami tingkat keterlibatan penjarahan dari masing-masing gerombolan 'gank Jepang' ini.

"Yang terlibat langsung akan dilanjutkan proses hukumnya sedangkan yang tidak terlibat secara langsung, dikembalikan kepada orangtuanya. Dan, orangtua diimbau untuk lebih ketat mendidik anak-anak mareka," kata Didik.

Para pelaku penjarahan yang rata-rata anak-anak ini berpotensi melakukan pelanggaran hukum karena bergaul dengan komunitas yang berpotensi melakukan pelanggaran hukum seperti, aksi premanistik, kekerasan dan tawuran antar pelajar dan antar komunitas.

Puluhan remaja dan pemuda ini, pada Minggu dini hari, (24/12) sekitar pukul 05.40 WIB telah melakukan penjarahan pakaian di toko Fernando. Beberapa orang di antaranya menggunakan senjata tajam celurit untuk mengancam karyawan toko. Tidak ada korban luka dalam peristiwa ini.

Recent Posts

Kementerian UMKM Alokasikan Anggaran Percepatan Pemulihan UMKM Pascabencana di Aceh

MONITOR, Banda Aceh – Pemerintah melalui Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) menyiapkan dukungan…

2 hari yang lalu

FKDT dan Masa Depan Pendidikan Keagamaan di Indonesia

Oleh: Akhmad Sururi Di tengah perubahan zaman yang bergerak begitu cepat, pendidikan Indonesia tidak cukup…

2 hari yang lalu

Indonesia Usung Isu Pembiayaan Inklusif dan Ekosistem Kewirausahaan di Forum APEC

MONITOR, Guangzhou, Cina - Menteri Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Maman Abdurrahman menyampaikan komitmen…

3 hari yang lalu

Kemenhaj Minta Jemaah Umtah Tenang Atas Terdampaknya Penerbangan Akibat Abu Vulkanik

MONITOR, Jakarta - Kementerian Haji dan Umrah Republik Indonesia mengambil langkah antisipatif untuk memastikan keselamatan,…

3 hari yang lalu

Kementan Ajak Alumni Peternakan Jadi Penggerak Hilirisasi dan Kesejahteraan Peternak

MONITOR, Purwokerto – Kementerian Pertanian (Kementan) mengajak perguruan tinggi, alumni, dan dunia usaha memperkuat kolaborasi…

3 hari yang lalu

Panen Demplot Pupuk Hayati Cair Organik di Kabupaten Bandung Naikkan Produksi Padi

MONITOR, Bandung – Para petani di Ciparay Kabupaten Bandung sumringah. Produksi padi yang menerapkan pupuk…

3 hari yang lalu