Categories: NASIONALPEMERINTAHAN

Menteri Basuki Tinjau Rumah Khusus Nelayan Bengkulu

MONITOR, Bengkulu – Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Basuki Hadimuljono meninjau rumah khusus nelayan di Kelurahan Sumber Jaya, Kecamatan Kampung Melayu, Kota Bengkulu, yang dibangun dengan dana APBN 2017 melalui Ditjen Penyediaan Perumahan Kemen PUPR.

"Rumah khusus adalah program Kementerian PUPR untuk kebutuhan khusus seperti penduduk di daerah perbatasan, daerah tertinggal, pulau terluar, korban bencana alam dan nelayan," kata Menteri Basuki dalam kunjungan kerja di Bengkulu.

Ia mengatakan pembangunan rumah khusus merupakan bagian dari program Sejuta Rumah yang dicanangkan pemerintah untuk mengurangi 13,5 juta keluarga yang belum memiliki rumah.

Di Bengkulu pada 2017, Kementerian PUPR membangun sebanyak 52 unit rumah khusus yang sudah ditempati para keluarga nelayan. Puluhan rumah khusus dengan tipe 36 itu dibangun menggunakan anggaran sebesar Rp7,6 miliar melalui APBN, sedangkan lahan disediakan oleh Pemerintah Kota Bengkulu.

Para nelayan yang menghuni rumah khusus tersebut adalah mereka yang berpenghasilan rendah yakni di bawah Rp2,4 juta per bulan. Rumah itu juga telah dilengkapi dengan fasilitas air, listrik dan fasilitas pendukung lainnya.

Selain meninjau rumah khusus, kunjungan kerja Menteri PUPR di Bengkulu juga untuk menyerahkan sertifikat tanah bagi masyarakat melalui program reforma agrarian. Menteri Basuki mewakili Presiden Joko Widodo menyerahkan sertifikati kepada 12 orang warga yang mewakili penerima sertifikat 57 ribu bidang tanah di Provinsi Bengkulu.

"Seharusnya Bapak Presiden yang menyerahkan langsung tapi karena hari ini berlangsung serentak penyerahan di lima provinsi maka saya mewakili," kata Menteri PUPR.

Recent Posts

Kementerian UMKM Alokasikan Anggaran Percepatan Pemulihan UMKM Pascabencana di Aceh

MONITOR, Banda Aceh – Pemerintah melalui Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) menyiapkan dukungan…

2 hari yang lalu

FKDT dan Masa Depan Pendidikan Keagamaan di Indonesia

Oleh: Akhmad Sururi Di tengah perubahan zaman yang bergerak begitu cepat, pendidikan Indonesia tidak cukup…

2 hari yang lalu

Indonesia Usung Isu Pembiayaan Inklusif dan Ekosistem Kewirausahaan di Forum APEC

MONITOR, Guangzhou, Cina - Menteri Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Maman Abdurrahman menyampaikan komitmen…

2 hari yang lalu

Kemenhaj Minta Jemaah Umtah Tenang Atas Terdampaknya Penerbangan Akibat Abu Vulkanik

MONITOR, Jakarta - Kementerian Haji dan Umrah Republik Indonesia mengambil langkah antisipatif untuk memastikan keselamatan,…

3 hari yang lalu

Kementan Ajak Alumni Peternakan Jadi Penggerak Hilirisasi dan Kesejahteraan Peternak

MONITOR, Purwokerto – Kementerian Pertanian (Kementan) mengajak perguruan tinggi, alumni, dan dunia usaha memperkuat kolaborasi…

3 hari yang lalu

Panen Demplot Pupuk Hayati Cair Organik di Kabupaten Bandung Naikkan Produksi Padi

MONITOR, Bandung – Para petani di Ciparay Kabupaten Bandung sumringah. Produksi padi yang menerapkan pupuk…

3 hari yang lalu