MONITOR, Jakarta – Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto mengatakan menawarkan pelaku kasus penghinaan yang dilakukan terhadap dirinya dan keluarga untuk mencicipi kopi bersamanya.
"Urusan nanti mau ngopi bareng, saya ajak ngopi bareng setelah proses hukum ini selesai. Jadi kita hargailah proses hukum ini yang sedang berjalan," katanya di Lapangan Monas, Jakarta Pusat.
Hadi menyerahkan kasus penghinaan yang dilakukan terhadap dirinya dan keluarganya itu kepada proses hukum yang saat ini sudah ditangani pihak kepolisian.
"Terkait masalah penghinaan ya itu memang pada waktu itu ditangkap oleh patroli kepolisian dan sudah ada barang buktinya di sana, tentunya proses hukum tetap berlangsung," ujarnya.
Bareskrim Polri melalui Direktorat Tindak Pidana Siber (Dittipid Siber) telah mengungkap dan menangkap pelaku ujaran kebencian terhadap Panglima TNI dan keluarganya melalui postingan foto di media sosial dengan akun Facebook Gusti Sikumbang. Pelaku aslinya bernama Siti Sundari Daranila (51), perempuan asal Sumatera Barat.
Siti Sundari ditangkap karena telah memposting foto Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto beserta keluarga dengan caption 'Kita Pribumi rapatkan barisan, Panglima TNI yang baru Marsekal Hadi Tjahjanto bersama istri Liem Sok Lan dengan dua anak cewe cowok, anak dan mantu sama-sama di Angkatan Udara'.
MONITOR, Banjarbaru - Menteri Haji dan Umrah (Menhaj) RI Mochamad Irfan Yusuf menegaskan bahwa evaluasi…
MONITOR, Jakarta - PT Jasa Marga (Persero) Tbk memperkuat perannya dalam mendukung ekosistem transportasi berkelanjutan…
MONITOR, Banjarbaru - Menteri Haji dan Umrah (Menhaj) RI Mochamad Irfan Yusuf menyampaikan bahwa Biaya…
MONITOR, Tapanuli Tengah – Sekolah Tinggi Perikanan dan Kelautan (STPK) Matauli terus memperkuat posisinya sebagai…
MONITOR, Medan – Komisi VII DPR RI melaksanakan Kunjungan Kerja Spesifik ke PT Pembangunan Prasarana…
MONITOR, Jakarta – Pakar Intelijen, Pertahanan, dan Keamanan, Ngasiman Djoyonegoro, mengingatkan seluruh lembaga negara agar…