Categories: NASIONALPOLITIK

Survei PRC: Pilpres 2019, Pasangan Jokowi-BG Tertinggi

MONITOR, Jakarta – Lembaga survei PolMark Research Center (PRC) dalam rilis survei terbarunya tentang Pilpres 2019 mendatang menyebutkan, pasangan Joko Widodo-Budi Gunawan (Jokowi-BG) unggul tipis dibanding pasangan lain sebagai presiden-wakil presiden 

"Survei ini mencoba memotret preferensi calon pemilih menjelang Pemilu 2019," kata CEO PolMark Research Center, Eep Saifullah Fatah di Jakarta.

Survei itu dilakukan pada periode 13-25 November 2017 di seluruh Indonesia melibatkan responden sebanyak 2.600 orang menggunakan metode "Multistage Random Sampling" dengan tingkat kesalahan sebesar 1,9 persen dan taraf kepercayaan 95 persen.

Survei PRC menyebutkan, pasangan Jokowi-BG mencapai 65 persen pemilih mengungguli pasangan Jokowi-Muhaimin Iskandar (64%), Jokowi-Chairul Tanjung (64,6%), Jokowi-Agus Harimurti Yudhoyono (63,5%), Jokowi-Gatot Nurmantyo (63,1%). disusul Jokowi-Anies Rasyid Baswedan (62,9%).

Sedangkan pasangan Prabowo Subianto-Gatot Nurmantyo (63,5%), Prabowo-Chairul Tanjung (58,0%) atau Prabowo-Zulkifli Hasan (57,1%).

Survei ini juga mengukur tingkat popularitas dan kesukaan masyarakaf terhadap para tokoh menjelang Pilpres 2019 dimana menunjukkan Jokowi, Jusuf Kalla (JK), Megawati dan Prabowo Subianto mencapai 90 persen.

Jika Pilpres dilaksanakan pada saat ini secara spontan Jokowi meraih 41 persen dan Prabowo sebesar 15,9 persen, sebagai calon presiden. Ada beberapa nama lain bermunculan namun angkanya jauh di bawah "Undecided Voters" sekitar 35,8 persen.

PolMark juga mensurvei tingkat kepuasaan masyarakat terhadap kinerja Presiden Jokowi mencapai 75,8 persen dan Wakil Presiden sebesar 69,1 persen yang didominasi pembangunan infrastruktur.

Eep menyampaikan, masyarakat memilih pasangan calon presiden karena kriteria tegas dan berwibawa sebesar 22,8 persen, merakyat dan peduli pada masyarakat (21,4 persen), dan mempunyai visi kerakyatan (13 persen).

Sementara survei terkait pemilihan legislatif menunjukkan PDI Perjuangan mengantongi suara tertinggi sebesar 24,2%, Partai Gerindra 9,2%, dan Partai Golkar 8,2%.

Eep menuturkan, masyarakat juga menginginkan Jokowi tetap memimpin kedua kalinya dengan perolehan survei mencapai 52,2 persen karena kinerjanya terbukti peduli rakyat dan turun langsung menemui masyarakat.

Sedangkan permasalahan Bangsa Indonesia yang menjadi persoalan utama menurut responden yakni kemiskinan (29,5%), harga bahan pokok yang tinggi (16,8%) dan masalah korupsi (16,3%). 

Recent Posts

40 Guru Madrasah Dapat Beasiswa S1, STAI Syekh Manshur Apresiasi Program Madrasah Gemilang

MONITOR, Pandeglang - Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Syekh Manshur Pandeglang mengapresiasi Program Beasiswa Madrasah…

12 jam yang lalu

Kemenhaj Dorong Penguatan Kerja Sama Indonesia-Uzbekistan Lewat Wisata Religi

MONITOR, Tashkent - Menteri Haji dan Umrah RI Mochamad Irfan Yusuf mendorong penguatan hubungan Indonesia…

14 jam yang lalu

Wakili Megawati Hadiri HUT Demokrat, Rokhmin Dahuri: Persatuan Nasional di Atas Kompetisi Politik

MONITOR, Jakarta - Ketua DPP PDI Perjuangan Bidang Kelautan dan Perikanan Prof. Dr. Ir. Rokhmin…

16 jam yang lalu

Bansos Bukan untuk Judol, SDM PKH Lumajang Perkuat Edukasi PKM

MONITOR, Lumajang - Upaya mencegah judi online (judol) menyasar keluarga penerima manfaat terus diperkuat hingga…

17 jam yang lalu

LPDB Koperasi Perkuat Tata Kelola dan Mitigasi Risiko Hukum untuk Jaga Dana Bergulir

MONITOR, Bandung - LPDB Koperasi terus memperkuat tata kelola, kepastian hukum, dan mitigasi risiko dalam…

19 jam yang lalu

Perkuat Tata Kelola Investasi, Pemerintah Integrasikan Perizinan TKA

MONITOR, Jakarta — Pemerintah memperkuat tata kelola investasi dengan mengintegrasikan pelayanan penggunaan Tenaga Kerja Asing…

19 jam yang lalu