Categories: EKONOMI

Yuk intip keseruan Pertamina Eco Run 2017

MONITOR, Jakarta – Pertamina kembali mengadakan Ecorun dalam memperingati HUT ke-60. Dengan format berbeda, lomba lari tahun ini diadakan pada sore hari dengan dua kategori, yaitu fun run 5 km dan race run 10 km. Tiga obstacles juga disediakan sepanjang rute lari bagi 6.775 peserta. Mereka bisa seru-seruan berswa foto atau bersama dengan peserta lainnya di obstacle bertema hidden forest, into the wood, dan beach stepping stone.

Acara yang diadakan di Taman Impian Jaya Ancol, Jakarta, pada Sabtu (16/12) ini mengusung tema Lari Lestarikan Bumi. Salah satu misi yang dibawa ecorun 2017 yakni penyelamatan tutong laut dan owa jawa yang hampir punah. Melalui Ecorun diharapkan masyarakat turut menjaga kelestarian dua hewan yang hampir punah tersebut.

Oleh sebab itu, Pertamina menyumbangkan seluruh uang pendaftaran Pertamina Ecorun 2017 kepada Yayasan Satu Cita Lestari dan Yayasan Owa Jawa untuk konservasi penyelamatan Tutong Laut dan Owa Jawa.

"Ini merupakan bentuk concern Pertamina terhadap lingkungan untuk masa depan," ujar Direktur Utama Pertamina Masa Manik sebelum melepas ribuan peserta tersebut.

Dalam kesempatan itu ia juga berharap seluruh masyarakat selalu mendukung BUMN ini dalam menjalankan tugasnya memenuhi kebutuhan energi masyarakat dan menjaga ketahanan energi nasional. "Dukungan masyarakat menjadi energi bagi kami dalam memberikan pelayanan yang terbaik," ungkap Massa.

Keluar sebagai pemenang dalam Ecorun 2017 untuk kategori umum wanita, yakni Odekta Naibaho, Olivia Sadi, Meri Mariana, Asuka Nakajima, dan Vanny Vanessa. Untuk kategori pelajar wanita diraih oleh Lentaria, Melly Milenia Halfsari Vera Febrianti, Syifa Amalya, dan Zahra Bulan Aprilia Putri. Sedangkan pemenang kategori master wanita, yaitu Siti Muawanah, Darwati, Helda Napitupulu, Mutiara Yahya, dan Nengsih Samady.

Selanjutnya pada kategori umum pria, Agus Prayogo meraih juara pertama disusul oleh Hamdan Syafril Sayuti, Saiin Alim, Nyon Siu Fat, dan Octavianus Erwin Beke. Kategori pelajar pria diraih oleh Rizken Siregar, Hendrik Marlyonda, Yakub Taunus, Yusman Sadi, Pardi Anugrah. Sedangkan kategori master pria diraih oleh Abdul Manan, Heri Poriono, Osias Kamlasi, Emilmon, dan Suyono.

Acara ini juga diisi dengan aktivitas lain seperti kompetisi digital, workshop reduce, reuse, recycle, dan ditutup dengan glowing party yang dimeriahkan oleh band Indonesia terkenal, The Dance Company dan DJ Soundwave.

Recent Posts

Kemenag Integrasikan SIMPEG dan Gaji Web, Urusan Gaji Pegawai Jadi Satu Data

MONITOR, Jakarta - Biro Keuangan dan Barang Milik Negara (BMN) terus memperkuat transformasi digital dalam…

4 jam yang lalu

Asrama Haji Jadi Pusat One Stop Services, Umrah Kini Makin Efisien

MONITOR, Jakarta - Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) tengah mematangkan langkah strategis untuk mentransformasi asrama…

5 jam yang lalu

Raih Gelar Doktor di Universitas Jember, Gus Khozin Soroti Problem Tata Kelola BUMD

MONITOR, Jember – Anggota DPR RI dari Fraksi PKB, Muhammad Khozin, resmi meraih gelar doktor…

6 jam yang lalu

335 Harta Karun Kerajaan Lombok Kembali, DPR Tekankan Riset Sejarah

MONITOR, Jakarta - Anggota Komisi X DPR RI, Bonnie Triyana, menekankan pentingnya produksi pengetahuan dari…

11 jam yang lalu

KKP Pastikan Karbon Biru Indonesia Berprinsip High Integrity

MONITOR, Jakarta - Kementerian Kelautan dan Perikanan memastikan pengelolaan ekosistem karbon biru nasional memegang prinsip…

12 jam yang lalu

Kemenag dan Flinders University Perkuat STEM di Madrasah

MONITOR, Jakarta - Kementerian Agama terus mempercepat transformasi pendidikan madrasah berbasis sains dan teknologi melalui…

14 jam yang lalu