MONITOR, Tasikmalaya – Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mengimbau masyarakat untuk tetap meningkatkan kewaspadaan terhadap bahaya bencana gempa bumi pasca gempa Tasikmalaya di Jawa Barat.
"Frekuensi dan intensitas bencana terus meningkat jenisnya yang mendominasi bencana hidrometeorologi," kata Kepala BNPB Willem Rampangilei saat kunjungannya di Tasikmalaya, Jawa Barat, seperti yang dikutip MONITOR dari Antara, Minggu (17/12).
Menurut Kepala BNPB, ancaman potensi bencana belum selesai setelah terjadinya gempa bumi berkekuatan 6,9 skala richter yang berlokasi di Barat Daya Tasikmalaya, Jumat malam lalu.
Kata Wiliem lebih lanjut, potensi akan terjadinya bencana itu, harus menjadi perhatian serius pemerintah daerah, khususnya masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terutama pada musim hujan.
Ia mengatakan, BNPB akan terus berkoordinasi dengan Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) untuk mengawasi ancaman potensi gempa.
"Analisis pertama akan koordinasi ke BMKG, mereka yang berwenang," katanya.
Ia juga menyampaikan, kedatangannya ke Tasikmalaya untuk mewakili pemerintah pusat sekaligus menyampaikan akan memberikan perhatian terhadap daerah yang terdampak gempa. Menurut dia, masyarakat yang menjadi korban bencana gempa perlu mendapatkan dorongan moral dengan adanya kehadiran perwakilan dari pemerintah.
"Mewakili pemerintah pusat untuk secara langsung lihat dampak gempa semalam, jadi sementara prioritas penanganan terhadap masyarakat terdampak," pungkasnya.
MONITOR, Depok - Kementerian Agama (Kemenag) memperkuat sistem perlindungan anak di lingkungan pesantren dan madrasah…
MONITOR, Tangerang Selatan – Mahasiswi Program Studi Pendidikan Agama Islam (PAI) Fakultas Ilmu Tarbiyah dan…
MONITOR, Cirebon - Anggota Komisi IV DPR RI Fraksi PDI Perjuangan sekaligus Guru Besar Ilmu…
MONITOR, Subang – Demplot budidaya padi organik di kawasan Lembur Pakuan, Desa Sukasari, Kecamatan Dawuan,…
MONITOR, Jakarta - Anggota Komisi IV DPR RI, Daniel Johan memuji aksi penghijauan yang dilakukan…
MONITOR, Jakarta - Anggota Komisi IX DPR RI Nurhadi menyoroti dugaan praktik klaim fiktif Jaminan…