MONITOR, Tasikmalaya – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat, mencatat sementara terdapat 109 rumah rusak akibat bencana gempa bumi berkekuatan 6,9 pada skala Richter yang berlokasi di barat daya Tasikmalaya, yang terjadi di wilayah pantai selatan Jawa Barat dan sebagian Jawa tengah, Jumat malam (15/12).
"Kami sudah berkoordinasi dengan para camat, bisa disimpulkan data sementara 109 rumah penduduk rusak," kata Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Tasikmalaya, EZ Alfian, Sabtu malam (16/12)
Ez Alfian menjelaskan, tim BPBD Kabupaten Tasikmalaya dibantu relawan telah diterjunkan untuk memantau dan mendata seluruh kecamatan yang terdampak bencana gempa bumi tersebut.
Sementara hingga sabtu malam, kata Alfian, data kerusakan yang masuk ke BPBD Tasikmalaya sebanyak 109 rumah tersebar di beberapa kecamatan yang ada di Tasikmalaya.
Sedangkan tingkat kerusakannya, menurut Alfian belum bisa menyampaikan dan belum dapat diklasifikasikan masuk kategori berat, sedang atau ringan.
"Pada umumnya rusak ringan seperti dinding dan atap yang retak akibat gempa," pungkasnya.
MONITOR, Jakarta - Kementerian Perindustrian terus memperkuat komitmennya dalam mengakselerasi pertumbuhan wirausaha industri baru melalui pengembangan…
MONITOR, Jakarta – Menteri Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), Maman Abdurrahman, melantik pejabat pimpinan…
MONITOR, Jakarta - Ketua DPR RI Puan Maharani menyoroti kasus dugaan penganiayaan anak oleh pengelola…
MONITOR, Ciputat – Peringatan Hari Otonomi Daerah (OTDA) ke-30 di Kota Tangerang Selatan dimaknai sebagai momentum…
MONITOR, Jakarta – Penyelenggaraan ibadah haji 1447 Hijriyah/2026 Masehi memasuki hari kelima operasional. Kementerian Haji dan…
MONITOR, Jakarta - Kementerian Perindustrian (Kemenperin) terus menegaskan komitmennya untuk memperkuat struktur industri manufaktur nasional melalui…