Categories: HUMANIORAPENDIDIKAN

LP Ma’arif NU Kritik Buku IPS Terbitan Yudhistira

MONITOR Jakarta – Temuan pada buku IPS yang dikeluarkan Penerbit Yudhistira untuk Sekolah Dasar (SD) dan Madrasah Ibtidaiyah (MI) kelas VI, yang menerangkan bahwa Ibukota Negara Israel adalah Yerussalem, mendapat kritikan dari Lembaga Pendidikan Ma’arif Nahdlatul Ulama (LP Ma’arif NU).

Ketua LP Ma'arif NU, Drs. KH. Z. Arifin Junaidi, MBA menyatakan bahwa hal tersebut jelas bertentangan dengan Pembukaan Undang-Undang Dasar 1945, yang menerangkan bahwa Kemerdekaan adalah hak segala bangsa. 

"Klaim Israel atas Yerusalem sebagai Ibukota Negara itu merupakan bentuk penjajahan," tegas Arifin, dalam pernyataan tertulis yang diterima Monitor.

Dia menambahkan, sejauh ini pihaknya sangat mendukung kebijaksanaan politik luar negeri Indonesia untuk Kemerdekaan Palestina. Sebab, Indonesia merupakan negara yang kemerdekaannya pertama kali diakui oleh Palestina.

"Hingga sekarang ini Indonesia tidak pernah mengakui Israel sebagai negara, karena itu Indonesia tidak mengakui Yerussalem sebagai Ibukota Israel," ujarnya menegaskan.

Menyikapi peredaran buku tersebut, LP Ma'arif NU memiliki lima pandangan. Diantaranya, Pertama, penerbit Yudhistira dinilai hanya mengambil data internet dengan tidak melakukan kroscek lagi dengan data lain.

Kedua, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan yang sudah meloloskan buku ajar tersebut.

Ketiga, meminta Kemendikbud menjatuhkan sanksi kepada penerbit Yudhistira dan Pusat Kurikulum dan Perbukuan (Puskurbuk) Kemendikbud sebagai penilai buku ajar.

Keempat, meminta pemerintah dalam hal ini Kemendikbud untuk segera menarik kembali buku ajar IPS kelas VI SD/MI yang dikeluarkan Penerbit Yudhistira atau penerbit lain.

Kelima, mendesak kepada Kemendikbud untuk menata dan meninjau ulang proses penulisan dan penerbitan buku ajar.

Recent Posts

Pembangunan Masjid PPG, Dekan FITK UIN Jakarta tegaskan Visi Besar Ekosistem Akademik dan Spiritual Kampus

MONITOR, Ciputat - Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan (FITK) UIN Syarif Hidayatullah Jakarta terus menunjukkan…

6 jam yang lalu

Komisi Bidang Anak DPR Desak Evaluasi Total Daycare: Jangan Tutup Mata pada Sistem yang Gagal

MONITOR, Jakarta - Anggota Komisi VIII DPR RI, KH Maman Imanulhaq mengecam keras kasus kekerasan…

10 jam yang lalu

Komisi IV DPR Tegur Bulog yang Belum Tuntaskan Realisasi Bantuan Pangan Februari-Maret

MONITOR, Jakarta - Wakil Ketua Komisi IV DPR RI, Alex Indra Lukman menyayangkan ketidakmampuan Bulog…

10 jam yang lalu

Ketua DPR Berduka untuk Korban Kecelakaan KRL, Minta Keamanan Jalur Kereta Ditingkatkan

MONITOR, Jakarta - Ketua DPR RI Puan Maharani menyampaikan belasungkawa kepada korban insiden kecelakaan kereta…

10 jam yang lalu

Didorong LPDB, Koperasi Tanaoba Lais Manekat Jadi Kakak Asuh Koperasi Desa di Indonesia Timur

MONITOR, Jakarta - Transformasi koperasi di Indonesia Timur terus bergulir. Tidak sekadar entitas bisnis, koperasi…

10 jam yang lalu

RPB Minahasa Selatan Ekspor Perdana Olahan Sabut Kelapa ke China

MONITOR, Minahasa Selatan – Produk olahan sabut kelapa dari Kabupaten Minahasa Selatan, Sulawesi Utara, berhasil…

10 jam yang lalu