Categories: HUMANIORAPENDIDIKAN

Wujudkan Poros Maritim, Mendikbud Minta Masyakat Tidak Buang Sampah ke Laut

MONITOR, Jakarta – Untuk mewujudkan poros maritim dan meningkatkan potensi wisata laut, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Muhadjir Effendy meminta masyarakat Indonesia agar selalu menjaga kebersihan dan tidak membuang limbah sampah ke laut.

Menurut Muhadjir, saat kunjungan ke daerah, ia sering menemui tumpukan sampah dipinggir laut. Persoal sampah ini perlu penanggulangan bersama guna mewujudkan laut yang bersih, agar cita-cita Indonesia menjadi poros maritim seperti yang di cita-citakan dan menjadi program utama kepemerintahan Presiden Joko Widodo bisa benar-benar terwujud nyata

"Kebersihan itu penting, beberapa kali saya melakukan kunjungan ke daerah, sampah laut masih menjadi persoalan. Bahkan sampah-sampah tersebut telah masuk ke perut ikan dan kita mengonsumsi ikan yang tidak sehat tersebut," kata Mendikbud pada Malam Anugerah Budaya Maritim Indonesia di Jakarta, Selasa malam (5/12).

Muhadjir mengatakan kalau masyarakat tidak dapat menjaga laut dari sampah, maka apalagi yang harus diandalkan Indonesia sebagai poros maritim dunia. oleh karenanya kerjasama dan kepedulian masyarakat sangat diperlukan, agar kemudian hari Indonesia tidak disebut poros sampah.

"Indonesia yang seharusnya sebagai poros maritim dunia ternyata saat ini menjadi poros sampah, ini harus kita prihatin dan perangi," ujarnya.

Selain itu, menurut Mendikbud Muhadjir, ke depan sektor parawisata akan menjadi penggerak ekonomi Indonesia. Oleh karenanya kebersihan menjadi salah satu faktor penting untuk menarik wisatawan datang ke nusantara.

"Perlahan-lahan Indonesia akan beralih ke sektor pariwisata sebagai salah satu penggerak ekonomi, karena sektor pariwisata lebih kokoh daripada yang lain," katanya.

Mendikbud mengatakan Indonesia memiliki keunikan tersendiri sehingga, alam eksotik nusantara banyak menjadi daya tarik para wisatawan mulai dari budaya, ekonomi kreatif dan pemandangan alam terutama lautnya.

 

Recent Posts

Antisipasi PPPK Dirumahkan Buntut Efisiensi, Legislator Sebut Lebih Baik Hapus Kegiatan Seremonial

MONITOR, Jakarta - Anggota Komisi II DPR RI Muhammad Khozin menyoroti fenomena dirumahkannya Pegawai Pemerintah…

1 jam yang lalu

Gunung Anak Krakatau Aktif, Puan Dorong Kesiapsiagaan Nasional Demi Keselamatan Masyarakat

MONITOR, Jakarta - Ketua DPR RI Puan Maharani meminta Pemerintah melakukan persiapan yang matang menyusul…

2 jam yang lalu

BBM Nelayan Rp15.000, GNTI: Benahi Akses dan Tata Kelola agar Kebijakan Tepat Sasaran

MONITOR, Jakarta – Ketua PP Gerakan Nelayan Tani Indonesia (GNTI) Bidang Nelayan, Sarana dan Prasarana,…

11 jam yang lalu

LSAK Desak Presiden Copot Jaksa Agung, Sebut Jadi Tolok Ukur Independensi Pengusutan Dugaan Korupsi Eks Jampidsus

MONITOR, Jakarta – Lembaga Studi Anti Korupsi (LSAK) mendesak Presiden segera mencopot Jaksa Agung ST.…

11 jam yang lalu

Kemnaker Petakan Kebutuhan Industri Jepang untuk Perluas Peluang Kerja bagi Tenaga Kerja Indonesia

MONITOR, Jakarta – Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) memetakan kebutuhan industri Jepang dalam upaya menyelaraskan penyiapan tenaga…

15 jam yang lalu

Komnas Haji: Skema Biaya Haji 2027 Populis tapi Berpotensi Mengganggu Keberlanjutan

MONITOR, Tangerang Selatan - Ketua Komnas Haji, Dr. H. Mustolih Siradj, S.H.I., M.H., menilai rancangan…

16 jam yang lalu