Categories: EKONOMI

Semen Indonesia Bicara Soal Manfaat Holding BUMN

MONITOR, Jakarta – Hadir dalam Forum Merdeka Barat (FMB) 9 bertajuk "Mengapa Perlu Holding BUMN?", Selasa (5/12) Corporate Severtary PT Semen Indonesia Agung Wiharto berbicara tentang berbagai keuntungan holding BUMN, belajar dari pengalaman PT Semen Indonesia.

Ia menceritakan, holding BUMN pertama kali dilakukan tahun 1994, yakni holding Semen Indonesia. Holding yang diisi oleh PT Semen Gersik, PT Semen Padang dan PT Semen Tonasa saat itu segera menguasai pangsa pasar Indoensia.

Selain menguasai pasar, holding tiga BUMN yang pertama kali melakukan IPO di bursa saham dan menjadi multi nasional cmpany (MNC) tersebut juga dikatakan sebagai BUMN hebat yang tak pernah merugi.

"Hingga 1974, hanya ada tiga perusahaan semen yang menguasai pasar, yaitu Semen Padang, Semen Gersik dan Semen Tonasa," kata Agung seraya menjelaskan situasi persaingan pasar semen di Indonesia kala itu. Dimana kapasitas produksi tiga BUMN tersebut sempat menurun lantaran kalah dengan swasta.

Lebih lanjut Agung memaparkan, latar belakang terbentuknya holding Semen Indonesia adalah pertumbuhan konsumsi semen domestik yang berada diatas 6 persen pertahun, seiring sektor konstruksi yang meningkat pesat dengan laju 13,6 persen per tahun. Dengan demikian holding dikatakan sebagai strategi usaha perseroan yang akan berkembang dari perusahaan daerah menjadi nasional, dan memperkuat posisi perseroan dalam rangka memenangkan persaingan.

Hal itu termasuk menambah kapasitas priduksi dengan cepat, meningkatkan efisiensi produksi, memperkuat dan meningkatkan efisiensi logistik dan distribusi, juga memperkuat dan memperluas daerah pemasaran nasional.

"Pada tahun 2013 kita sudah menjadi terbesar se-Asia Tenggara dari segi kapasitas," katanya lagi, dimana kapasitas produksi semen saat ini berada pada level 106 juta ton ditengah masuknya 'pemain baru' yang mendorong persaingan harga dan margin lebih ketat.

"Namun kita menguasai market share. Kami tetap terdean di Indonesia," pungkas Agung.

Recent Posts

Presiden Prabowo Umumkan Serangkaian Kebijakan Perlindungan Pekerja pada May Day 2026

MONITOR, Jakarta — Presiden Prabowo Subianto mengumumkan serangkaian kebijakan perlindungan pekerja dalam peringatan Hari Buruh Internasional…

5 jam yang lalu

Singgung Kecelakaan Kereta Hingga Kasus Daycare, Puan Dorong Peningkatan Perlindungan Pekerja di May Day 2026

MONITOR, Jakarta - Ketua DPR RI Puan Maharani menekankan peningkatan perlindungan pekerja di peringatan Hari…

7 jam yang lalu

Waka DPR Cucun: Aspirasi Buruh di May Day 2026 Tunjukkan Kesejahteraan Rakyat Harus Dijaga Lewat Keadilan Bagi Pekerja

MONITOR, Jakarta - Wakil Ketua DPR RI Cucun Ahmad Syamsurijal menekankan pentingnya kebijakan yang melindungi…

7 jam yang lalu

Waka DPR Cucun Soroti Sering Terjadinya Kekerasan Pada Anak di Daycare: Sistem dan Pengawasan Masih Lemah

Wakil Ketua DPR RI Cucun Ahmad Syamsurijal menyoroti sistem dan pengawasan yang lemah terhadap fasilitas…

7 jam yang lalu

Pemerintah Perkuat Perlindungan Pekerja, Permenaker 7/2026 Batasi Alih Daya

MONITOR, Jakarta - Pemerintah memperkuat perlindungan dan kepastian hukum bagi pekerja alih daya (outsourcing) melalui terbitnya…

9 jam yang lalu

Pengosongan Rumah Dinas Mabes TNI di Slipi Disebut Berjalan Tertib

MONITOR, Jakarta Barat – Markas Besar Tentara Nasional Indonesia (Mabes TNI) melaksanakan penertiban dan pengosongan 12…

9 jam yang lalu