Categories: NASIONALPEMERINTAHAN

Keynote Speaker di Pameran Hasil Riset Mahasiswa, Wapres JK Usulkan ‘Kursi Anti-Ngantuk’ Dipakai DPR

MONITOR, Malang – Wakil Presiden RI, Jusuf Kalla, mengusulkan "Kursi Anti-Ngantuk" hasil riset mahasiswa Universitas Brawijaya Malang dapat digunakan oleh anggota parlemen di Gedung DPR RI.

"Saya membaca ada mahasiswa UB menciptakan tempat tidur yang anti-ngantuk. Itu nanti kalau dibagikan kepada anggota DPR di ruang sidang itu bagus itu," kata dia, saat menjadi keynote speaker "Seminar Nasional Hilirisasi Teknologi dan Start-Up Bisnis" di Gedung Widyaloka Universitas Brawijaya, Malang, Jawa Timur, seperti yang dilansis MONITOR dari Antara, Senin kemarin (4/12).

Wapres JK mengaku komentar itu untuk menyemangati hasil riset dan inovasi mahasiswa yang bisa diimplementasikan di kehidupan sehari-hari.

Kalla menambahkan, ia akan meminta ketua DPR untuk menyediakan kursi kreasi mahasiswa itu di Gedung DPR karena banyak didapati di media foto maupun video anggota DPR yang mengantuk atau tertidur saat mengikuti sidang legislatif.

"Nanti saya minta ke ketua DPR di DPR disediakan tempat duduk anti ngantuk," kata sesepuh Partai Golkar ini.

Pernyataan Kalla disambut tepuk tangan antusias peserta seminar. Selain menjadi pembicara kunci, JK juga meninjau "Pameran Inovasi Teknologi dan Start-Up Bisnis" yang diselenggarakan Badan Usaha Akademik Universitas Brawijaya Malang.

Sayangnya, "Kursi Anti Ngantuk" hanya dapat dilihat beberapa awak media saja yang di izinkan masuk untk meliput.

Pameran Inovasi Teknologi dan Start-Up Bisnis diselenggarakan untuk mendorong hasil-hasil riset universitas agar sesuai dengan kebutuhan pasar atau masyarakat dan bernilai ekonomi.

 

Recent Posts

Antisipasi PPPK Dirumahkan Buntut Efisiensi, Legislator Sebut Lebih Baik Hapus Kegiatan Seremonial

MONITOR, Jakarta - Anggota Komisi II DPR RI Muhammad Khozin menyoroti fenomena dirumahkannya Pegawai Pemerintah…

8 jam yang lalu

Gunung Anak Krakatau Aktif, Puan Dorong Kesiapsiagaan Nasional Demi Keselamatan Masyarakat

MONITOR, Jakarta - Ketua DPR RI Puan Maharani meminta Pemerintah melakukan persiapan yang matang menyusul…

8 jam yang lalu

BBM Nelayan Rp15.000, GNTI: Benahi Akses dan Tata Kelola agar Kebijakan Tepat Sasaran

MONITOR, Jakarta – Ketua PP Gerakan Nelayan Tani Indonesia (GNTI) Bidang Nelayan, Sarana dan Prasarana,…

18 jam yang lalu

LSAK Desak Presiden Copot Jaksa Agung, Sebut Jadi Tolok Ukur Independensi Pengusutan Dugaan Korupsi Eks Jampidsus

MONITOR, Jakarta – Lembaga Studi Anti Korupsi (LSAK) mendesak Presiden segera mencopot Jaksa Agung ST.…

18 jam yang lalu

Kemnaker Petakan Kebutuhan Industri Jepang untuk Perluas Peluang Kerja bagi Tenaga Kerja Indonesia

MONITOR, Jakarta – Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) memetakan kebutuhan industri Jepang dalam upaya menyelaraskan penyiapan tenaga…

22 jam yang lalu

Komnas Haji: Skema Biaya Haji 2027 Populis tapi Berpotensi Mengganggu Keberlanjutan

MONITOR, Tangerang Selatan - Ketua Komnas Haji, Dr. H. Mustolih Siradj, S.H.I., M.H., menilai rancangan…

23 jam yang lalu