Categories: HUMANIORAPENDIDIKAN

Cara Unik Ponpes Sumber Bunga Peringati Maulid Nabi

MONITOR, Situbondo – Banyak cara dilakukan warga untuk memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW. Yang unik, terjadi di  Pondok Pesantren (Ponpes) Sumber Bunga, Seletreng, Kecamatan Kapongan, Kabupaten Situbondo, Jawa Timur. Peringatan Maulid yang dibarengkan dengan Harlah ke 62 Ponpes ini ternyata dihiasi dengan ribuan buah-buahan.

Aneka buah-buahan tersebut digantung di bawah tenda acara dekat berkumpulnya jemaah yang akan ikut Maulid Nabi. Buah-buahan juga disusun berbentuk ancakan atau disusun untuk persembahan acara Agung.

Acara Maulid Nabi yang dihadiri puluhan ribu umat Islam, baik para Alumni Ponpes setempat dan wali santri serta simpatisan itu dihelat di halaman Ponpes Sumber Bunga, Sabtu, (02/12/2017) malam.

Buah tersebut sebagai simbol bentuk rasa syukur atas dilahirkannya manusia Agung, manusia pilihan dan kekasih Allah SWT yakni Nabi Muhammad SAW.

Pengasuh Pondok Pesantren Sumber Bunga, KH Zainuri bin KH Achmad Sufyan Miftahul Arifin menyampaikan, bahwa di daerah lain bukan hanya buah-buahan, tapi seperti aneka barang berharga lainnya, sesuai dengan kemampuan orang yang akan membawanya ke acara Maulid Nabi.

"Ini sebagai bentuk rasa syukur," kata dia.

Kiai muda putra dari almarhum Hadratus Syekh KH Achmad Sufyan Miftahul Arifin ini mengisahkan, di berbagai daerah perayaan maulid Nabi Muhammad SAW dilaksanakan dengan bermacam-macam, sesuai dengan budaya dan tradisinya. Mulai dari tradisi suguhan dari hasil panen dan waktu bermaulid yaitu Shalawat Arba' in yang dilakukan setiap 40 hari. Hal itu demi kecintaannya kwpada Nabi Muhammad. Dan memang sepantasnya Maulid Nabi itu dirayakan bagi umat Islam.
Tujuan dari tradisi yang sudah biasa dilaksanakan ini adalah warisan dari para ulama, yakni berupa Ancakan. Hal itu adalah bentuk penyambutan pada lahirnya Nabi Muhammad SAW.

Setiap peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW, tepatnya  Rabiul Awal di Situbondo sudah menjadi tradisi membuat Ancakan atau bermacam- macam buah yang dihidangkan setelah didoakan diperuntukkan untuk para jemaah yang hadir.

Saat itu, ribuan jemaah langsung berebut buah tersebut.
Para jemaah meyakini, bahwa buah yang sudah dibacakan doa dan shalawat itu akan membawa berkah dari kelahiran Nabi Muhammad SAW. Hadir dalam Maulid Nabi tersebut, KH Faqih, dari Besuki, Situbondo dan KHR Moh Kholil As'ad Syamsul Arifin, dan segenap keluarga besar Ponpes Sumber Bunga, seperti KH Imam Qusyairi Syam, Habib Husien Al Haj, KH Zakky Abdullah dan para kiai lainnya.

Dari pejabat daerah Kabupaten Situbondo, hadir Bupati Situbondo Dadang Wigiarto dan Wakil Bupati Yoyok Mulyadi serta pengurus PCNU Kabupaten Situbondo.

Dalam pidatonya, Kiai Faqih menyampaikan, bahwa dalam Maulid Nabi itu untuk meneladani Rasulullah dan meniru apa yang dilakukan oleh Rasulullah.

"Bentuk kecintaan kita adalah tak bosan-bosan membaca shalawat untuk nabi," ujarnya.

Sementara itu, walau acara diguyur hujan deras, ribuan jemaah tetap setia di depan panggung untuk mengikuti acara Maulid Nabi hingga selesai. Di akhir acara, petuah dan pesan-pesan disampaikan oleh KHR Moh Kholil As'as Syamsul Arifin, Pengasuh Ponpes Wali Songo, Mimbaan Situbodno. Tak banya yang disampaikannya, Kiai Kholil hanya menjabarkan soal punjak iman yakni ihsan.

"Jika manusia sudah sampai pada puncak iman, tak ada yang dicinta dan diingat kecuali Allah, demi Allah dan segala sesuatu yang dilakukannya hanya karena Allah, bukan untuk siapa-siapa," katanya.

Ia juga berpesan, umat Islam untuk perbanyak baca shalawat sebagai bentuk kecintaan kepada Nabi Muhammad SAW.

Recent Posts

Kolaborasi Lintas Kementerian Entaskan Kemiskinan Melalui Pemberdayaan UMKM dan Ekraf

MONITOR, Jakarta — Tiga kementerian mencakup Kementerian Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat (Kemenko PM), Kementerian Usaha…

3 jam yang lalu

Legislator Ingatkan Untuk Hitung Cermat Hibah Kapal Induk dari Italia Agar Tak Jadi Beban RI

MONITOR, Jakarta - Anggota Komisi I DPR RI TB Hasanuddin menyoroti rencana Indonesia menerima hibah…

4 jam yang lalu

Pertumbuhan Ekonomi Indonesia Dinilai Hanya Memperkaya Segelintir Elite

MONITOR, Jakarta - Pertumbuhan ekonomi Indonesia yang stabil di kisaran lima persen dinilai belum mencerminkan…

5 jam yang lalu

Ketimpangan Ekonomi dan Krisis Iklim Berasal dari Struktur Ekonomi yang Sama

MONITOR, Jakarta - Pertumbuhan ekonomi Indonesia yang konsisten berada di kisaran lima persen dalam beberapa…

5 jam yang lalu

Menaker Pastikan Hak Jaminan Sosial Korban Kecelakaan KA Bekasi Terpenuhi

MONITOR, Bekasi — Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Yassierli menyampaikan hingga 4 Mei 2026, sebanyak sembilan dari…

6 jam yang lalu

Konsisten Dorong Transparansi Emisi Berkelanjutan, Jasa Marga Raih Trusted Diamond Achievement 2026

MONITOR, Jakarta - PT Jasa Marga (Persero) Tbk kembali menunjukkan komitmennya terhadap keberlanjutan lingkungan dengan…

6 jam yang lalu