MONITOR, Jakarta – Wakil Ketua DPR RI Fahri Hamzah memiliki harapan bagi Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD) usai mengunjungi gedung KPK terkait kasus dugaan korupsi e-KTP yang membelit Ketua DPR RI Setya Novanto. Kepada wartawan, Fahri menyatakan bahwa MKD perlu mendalami hal lain terkait kasus tersebut.
"MKD juga perlu mendalami soal-soal lain (diluar fakta yang terjadi),” ujar Fahri di Gedung DPR, Kamis (31/11).
Politisi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) ini menuturkan, MKD harus mengawal kasus Novanto hingga urusan sekecil apapun menjadi terang benderang.
“Misalnya apakah Setya Novanto mendapatkan tekanan-tekanan dan negosiasi oleh elite politik atau penegakan hukum tertentu. Sebaiknya itu didalami juga,” tuturnya.
Fahri bahkan menuding, kasus Novanto sangat kental dengan aroma politik. “Kalau hukumnya, sekali lagi saya melihat tidak terlalu kuat karena konstruksinya lemah dan sudah terbukti dibebaskan oleh praperadilan lalu. Dan kemungkinan akan bebas di praperadilan yang akan datang,” katanya lagi.
Oleh karena itu, Fahri berharap dari hasil pemeriksaan MKD terhadap Novanto di gedung KPK itu, mampu mengungkap nuansa politik dibalik penetapan Novanto oleh KPK dalam kasus e-KTP tersebut.
“MKD dalam hal ini harus mengungkap motif politik dibalik kasus ini, meskipun mereka adalah lembaga peradilan etik,” ungkap lagi.
MONITOR, Jakarta - Ketua DPR RI Puan Maharani menyoroti fenomena sekolah negeri yang kekurangan murid…
MONITOR, Jakarta - Pusat Pelindungan Varietas Tanaman dan Perizinan Pertanian (PVTPP), Kementerian Pertanian (Kementan) terus…
MONITOR, Jakarta - Anggota Komisi II DPR RI Muhammad Khozin menyoroti fenomena dirumahkannya Pegawai Pemerintah…
MONITOR, Jakarta - Ketua DPR RI Puan Maharani meminta Pemerintah melakukan persiapan yang matang menyusul…
MONITOR, Jakarta – Ketua PP Gerakan Nelayan Tani Indonesia (GNTI) Bidang Nelayan, Sarana dan Prasarana,…
MONITOR, Jakarta – Lembaga Studi Anti Korupsi (LSAK) mendesak Presiden segera mencopot Jaksa Agung ST.…