Categories: EKONOMI

Pertamina Terus Tambah Outlet Pertamax Turbo di Sumatera Utara

MONITOR, Medan – Pertamina Marketing Operation Region I Sumbagut terus menambah outlet penjualan Pertamax Turbo yang ada di Sumatera Utara seiring dengan meningkatnya permintaan konsumen akan bahan bakar berkualitas dan ramah lingkungan.

Unit Manager Communication & CSR MOR I, Rudi Ariffianto mengungkapkan untuk memudahkan akses layanan kepada masyarakat untuk mendapatkan bahan bakar berkualitas untuk super car, Pertamina memperluas jaringan outlet Pertamax Turbo di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) Pertamina yang tersebar di beberapa lokasi di Sumut. 

 

Target hingga akhir tahun 2017 di Sumatera Utara akan menambah outlet hingga berjumlah 35 outlet. Penambahan outlet juga akan dikembangkan di wilayah Sumbagut lainnya meliputi Provinsi Aceh, Sumbar, Riau dan Kepulauan Riau. 

 

"Respons positif konsumen akan kehadiran Pertamax Turbo di Sumut sangat menggembirakan sehingga kami melihat perlunya penambahan outlet penjualan. Kami sangat mengapresiasi karena Pertamax Turbo telah menjadi pilihan konsumen yang menginginkan varian bahan bakar yang berkualitas dan ramah lingkungan," ungkap Rudi.  

 

Awalnya, Pertamax Turbo hanya tersedia di 15 SPBU yang berada di Sumut meliputi dengan suplai poin dari TBBM Sei Siak. Saat ini outlet Pertamax Turbo sudah mencapai 25 SPBU yang berada di Medan, Labuhan Batu, Asahan, Binjai, Deli Serdang, serta Labuhan Batu Utara dan akan terus bertambah di SPBU lainnya di Sumut seiring dengan peningkatan pengguna Pertamax Turbo. 

 

Pertamax Turbo merupakan varian bahan bakar dari Pertamina, hasil pengembangan dari produk Pertamax Plus, yang memiliki Research Octane Number minimal 98. Di Sumatera Utara, rata-rata konsumsi per bulan di tahun 2017 mencapai 700 kiloliter (kl), dan realisasi bulan oktober lalu mencapai 856 kl. Pertamax Turbo yang dilengkapi Ignition Boost Formula (IBF) memberikan maanfaat untuk lebih merawat mesin menjadi lebih awet dan efisien bahan bakar serta ramah lingkungan . 

 

Sebelumnya Pertamax Turbo yang dijual dengan harga Rp 9.450 per liter pernah diujicoba untuk penggunaan dalam ajang balap Lamborghini Blancpain Supertrofeo European pada awal Januari 2016, di Sirkuit Vallelunya, Italia. Keberhasilan tersebut diikuti dengan kerja sama antara Pertamina dan Centro Petroli Roma (CPR) selaku mitra Lamborghini dalam pendistribusian bahan bakar Pertamax Turbo ke sirkuit-sirkuit di seluruh Eropa. Hingga saat ini Pertamax Turbo sudah digunakan di 4 balapan yakni di Monza-Italia, Silverstone – UK, Paul Richard-Perancis, dan Spa Francorchamps – Belgia.

Recent Posts

Mitigasi El Nino, Kementan Masifkan Pendampingan Swasembada Pangan Berkelanjutan di Sukabumi

MONITOR, Sukabumi - Kementerian Pertanian (Kementan) terus memasifkan langkah strategis dan pendampingan lapangan guna memitigasi…

12 jam yang lalu

Selvi Gibran Tinjau Coaching Clinic LPDB di Pontianak, Perkuat Akses Pembiayaan Koperasi dan UMKM

MONITOR, Jakarta — Lembaga Pengelola Dana Bergulir (LPDB) Kementerian Koperasi menghadirkan coaching clinic koperasi dalam kegiatan “Heritage in Motion:…

16 jam yang lalu

Guru Besar IPB Ungkap Ketimpangan Industri Perunggasan, Peternak Rakyat Disebut Paling Rentan Bangkrut

MONITOR, Bogor – Guru Besar IPB University, Prof. Yuli Retnani, menyoroti ketimpangan yang dinilai semakin tajam…

17 jam yang lalu

Zayed Foundation Serahkan Bantuan Sekitar USD 190.000 untuk 162 Jemaah Haji Indonesia

MONITOR, Jakarta - Pemerintah Republik Indonesia menyampaikan apresiasi atas bantuan Pemerintah Uni Emirat Arab melalui Zayed…

22 jam yang lalu

Wamenaker Fasilitasi Penyelesaian Perselisihan Hubungan Industrial di Multistrada

MONITOR, Bekasi — Wakil Menteri Ketenagakerjaan Afriansyah Noor memfasilitasi dialog antara manajemen PT Multistrada Arah…

22 jam yang lalu

Harga Telur Anjlok, Kementan Minta Segera Naik ke Rp26.500 per Kg, BGN Wajibkan Dapur MBG Serap Telur Peternak

MONITOR, Jakarta — Pemerintah bergerak cepat menjaga keberlangsungan usaha peternak ayam petelur rakyat di tengah fluktuasi…

23 jam yang lalu