Categories: EKONOMI

PLN Bangun Proyek Strategis di Tangerang Banten

MONITOR, Tangerang – PT PLN (Persero) menyatakan tenggah membangun proyek strategis berupa  saluran kabel tegangan tinggi 150 kV Cikupa-Curug sepanjang 19 kilometer sebagai upaya meningkatkan kualitas ketanagalistrikan khususnya di Tangerang, Banten.

Direktur Regional Jawa Bagian Barat PT PLN, Haryanto WS menyatakan proyek strategis tersebut merupakan awal proyek besar PLN guna memberikan pelayanan listrik masyarakat yang lebih stabil.

"Proyek ini sangat strategis karena merupakan awal proyek besar PLN dan sudah ditunggu untuk memberi layanan kepada pelanggan agar listriknya tak lagi mati-hidup," katanya di Tengerang, Banten, Selasa (7/11).

Dikatakan oleh Haryanto, proyek itu juga menjadi bagian dari pembangunan sistem looping saluran udara tegangan ekstra tinggi (SUTET) 500 kV Balaraja-Durikosambi, saluran kabel tegangan tinggi (SKTT) 150 kV Cikupa-Curug memiliki peran untuk evakuasi daya pembangkit di sisi barat Jawa menuju sistem Jakarta dan Banten sebagai upaya penguatan sistem kelistrikan di dua wilayah itu.

Pembangunan tersebut untuk menyalurkan energi listrik dari Gardu Induk Cikupa ke Gardu Induk Curug dengan tujuan untuk mempetbaiki mutu, keandalan dan fleksibilitas operasi serta penyaluran tenaga listrik ke konsumen dengan merekonfigurasi single pi menjadi double pi untuk suplai listrik ke Gardu Induk Curug.

Dikatakan, proyek itu menggunakan sistem double sirkit dengan tegangan nominal 150 kV dan juga menggunakan kabel tanah XLPE CU 2×1000 mm2 dengan total kapasitas 815 Amp per sirkit yang setara dengan 242 mW.

"Dengan adanya pembangunan ini diharapkan dapat mengantisipasi pertambahan kebutuhan listrik di Tangerang serta meningkatkan rasio elektrifikasi di Banten," katanya.

Proyek ini, katanya, merupakan wujud PLN Regional Jawa bagian Barat dalam meningkatkan kualitas dan kuantitas infrastrukrur ketenagalistrikan khususnya di Tangerang.

PLN, katanya, saat ini terus mempercepat menyelesaikan sejumlah proyek kelistrikan di berbagai daerah agar dapat selesai tepat wakru sehingga segera bisa dinikmati masyarakat.

Haryanto mengingatkan pula agar proyek ini bisa diselesaikan tepat waktu agar tak mengganggu lalu lintas yang ada di sekitar proyek, mengingat dilalui banyak kendaraan dan merupakan jalan strategis.

Recent Posts

Ekspor Ikan Natuna Tembus 1,2 Miliar Rupiah, Karantina Kepri: Semua Dalam Keadaan Sehat

MONITOR, Natuna - Sektor perikanan Natuna terus menorehkan prestasi yang membanggakan. Sebanyak 11.735 ekor ikan…

6 jam yang lalu

Dahnil Anzar Tegaskan Komitmennya untuk Perbaikan Radikal Tata Kelola Haji Indonesia

MONITOR, Jakarta — Wakil Menteri urusan haji, Dahnil Anzar Simanjuntak, menegaskan komitmennya untuk melakukan perbaikan radikal…

8 jam yang lalu

Jasa Marga Ajak Pengguna Jalan Gunakan Aplikasi Travoy sebagai Asisten Digital Perjalanan

MONITOR, Jakarta - PT Jasa Marga (Persero) Tbk mengajak pengguna jalan tol untuk mengoptimalkan Aplikasi Travoy…

9 jam yang lalu

Jemaah Haji Indonesia Diimbau Lakukan Pembayaran Dam melalui Jalur Resmi Saudi

MONITOR, Jakarta — Kementerian Haji dan Umrah menegaskan komitmennya dalam memperkuat tata kelola pembayaran dam…

1 hari yang lalu

Kemnaker Siapkan Pelatihan Berbasis AI bagi 3.100 Pemuda di Padang

MONITOR, Padang — Menteri Ketenagakerjaan Yassierli menyatakan bahwa Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) menyiapkan pelatihan berbasis AI…

2 hari yang lalu

Kementan Dukung BUMN Bangun Farm GPS Broiler di Malang, Industri Perunggasan Nasional Makin Kuat

MONITOR, Malang — Kementerian Pertanian melalui Direktorat Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan (Ditjen PKH) terus…

2 hari yang lalu