MONITOR, Jakarta – Hinga 31 Oktober 2017, PT Bank Mandiri (Persero) Tbk., mencatat telah menyalurkan kredit usaha rakyat (KUR) sebanyak Rp 10,54 triliun.
Sekretaris Perusahaan Bank Mandiri, Rohan Hafas menuturkan realisasi penyaluran KUR Bank Mandiri terakhir ini sebesar 81% dari target sampai akhir 2017 Rp 13 triliun.
"Jumlah debitur KUR Mandiri adalah sebanyak 184,628 UKM," kata Rohan di Jakarta, pada Minggu (5/11).
Terkait penyaluran KUR 2017, sambung Rohan, Bank Mandiri optimis bisa memenuhi target sampai akhir tahun baik jumlah maupun porsi kredit produktif.
Seperti diketahui pada KUR 2017 setiap bank penyalur KUR wajib memenuhi porsi minimal 40% KUR ke sektor produktif.
Terkait ini Mandiri akan mengoptimalkan penyaluran kredit dengan skema value chain dan inti plasma. Di mana ada pemberian binaan kepada para pelaku usaha seperti pemberian bahan baku serta membeli hasil produksi.
Misalnya, bekerjasama dengan pabrik gula. Konsepnya, Mandiri memberikan pembiayaan kepada petani tebu, kemudian mereka menghasilkan produk dan dibeli oleh perusahaan yang terkait dengan Mandiri.
Begitu juga dengan para petani jagung yang dikembangkan untuk memproduksi makanan ternak. (Adv)
MONITOR, Natuna - Sektor perikanan Natuna terus menorehkan prestasi yang membanggakan. Sebanyak 11.735 ekor ikan…
MONITOR, Jakarta — Wakil Menteri urusan haji, Dahnil Anzar Simanjuntak, menegaskan komitmennya untuk melakukan perbaikan radikal…
MONITOR, Jakarta - PT Jasa Marga (Persero) Tbk mengajak pengguna jalan tol untuk mengoptimalkan Aplikasi Travoy…
MONITOR, Jakarta — Kementerian Haji dan Umrah menegaskan komitmennya dalam memperkuat tata kelola pembayaran dam…
MONITOR, Padang — Menteri Ketenagakerjaan Yassierli menyatakan bahwa Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) menyiapkan pelatihan berbasis AI…
MONITOR, Malang — Kementerian Pertanian melalui Direktorat Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan (Ditjen PKH) terus…