Categories: EKONOMIPERBANKAN

Bank Mandiri Gelar Pendampingan dan Pembiayaan Petambak di Bekasi

MONITOR, Bekasi  – Dalam rangka memberdayakan dan meningkatkan ekonomi masyarakat, PT Bank Mandiri (Persero) Tbk., meresmikan tambak udang yang merupakan bagian dari program Perhutanan Sosial untuk Pemerataan Ekonomi di Muara Gembong, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, pada Rabu, (1/11).

Direktur Utama Bank Mandiri Kartika Wirjoatmodjo menyatakan, selain mendukung program pemerintah, program ini juga dimaksudkan untuk memberdayakan dan meningkatkan ekonomi para petambak di Muara Gembong.

Untuk itu, sambung kartika, Bank Mandiri juga akan menggelar pendampingan, pemberian bantuan, dan pemberdayaan berkala kepada para petambak yang ada di lokasi tersebut.

“Bank Mandiri juga akan menggelar pendampingan dan off-taker, peningkatan program kapabilitas, penggunaan teknologi modernisasi tambak, serta monitoring program konservasi mangrove (bakau) yang ada di lokasi yang mendapat program tersebut,” kata Kartika usai Presiden Joko Widodo meresmikan revitalisasi ratusan hektare tambak rakyat yang dimotori Bank Mandiri itu.

Berbagai langkah itu dilakoni Bank Mandiri dengan pendekatan model community development yang membutuhkan beberapa elemen pendukung, yakni infrastruktur tambang dan penunjang tambang, sosiokultural, serta kelembagaan. 

“Lewat program ini, diharapkan tingkat kesejahteraan masyarakat meningkat sehingga pembangunan ekonomi lebih merata,” katanya.

Melalui program besar berlabel Revitalisasi Lahan Tambak Rakyat dan Kehutanan Sosial tersebut, Bank Mandiri bekerja sama dengan Perhutani, PT Perikanan Indonesia (Persero), serta didukung Kementerian Kehutanan dan Lingkungan Hidup, Kementerian Kelautan dan Perikanan, Kementerian PUPR, juga Kementerian BUMN. 

Program ini  berupaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat, khususnya petani tambak, terutama peternak udang di kawasan Muara Gembong, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat.

Dalam kesempatan tersebut, Presiden melontarkan pernyataan optimisnya bahwa skema revitalisasi lahan serta redistribusi aset kepada petambak lokal secara terintegrasi ini dapat dilakukan di wilayah lain dengan kondisi yang relatif sama.

Salah satu pendampingan dari pihak perbankan, kata Presiden, bisa dilakukan melalui kredit usaha rakyat (KUR) sehingga petani dapat maksimal memanfaatkan lahan yang ada. 

Presiden berjanji setiap tahun akan menurunkan suku bunga KUR agar tidak membebani petani, petambak, nelayan, juga peternak. “Inilah makanya harapan pemerintah agar lahan itu setelah diberikan segera dimanfaatkan agar produktif. Makanya didampingi Bank Mandiri,” ucap Presiden. (Adv)

Recent Posts

Ekspor Ikan Natuna Tembus 1,2 Miliar Rupiah, Karantina Kepri: Semua Dalam Keadaan Sehat

MONITOR, Natuna - Sektor perikanan Natuna terus menorehkan prestasi yang membanggakan. Sebanyak 11.735 ekor ikan…

1 jam yang lalu

Dahnil Anzar Tegaskan Komitmennya untuk Perbaikan Radikal Tata Kelola Haji Indonesia

MONITOR, Jakarta — Wakil Menteri urusan haji, Dahnil Anzar Simanjuntak, menegaskan komitmennya untuk melakukan perbaikan radikal…

4 jam yang lalu

Jasa Marga Ajak Pengguna Jalan Gunakan Aplikasi Travoy sebagai Asisten Digital Perjalanan

MONITOR, Jakarta - PT Jasa Marga (Persero) Tbk mengajak pengguna jalan tol untuk mengoptimalkan Aplikasi Travoy…

4 jam yang lalu

Jemaah Haji Indonesia Diimbau Lakukan Pembayaran Dam melalui Jalur Resmi Saudi

MONITOR, Jakarta — Kementerian Haji dan Umrah menegaskan komitmennya dalam memperkuat tata kelola pembayaran dam…

1 hari yang lalu

Kemnaker Siapkan Pelatihan Berbasis AI bagi 3.100 Pemuda di Padang

MONITOR, Padang — Menteri Ketenagakerjaan Yassierli menyatakan bahwa Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) menyiapkan pelatihan berbasis AI…

2 hari yang lalu

Kementan Dukung BUMN Bangun Farm GPS Broiler di Malang, Industri Perunggasan Nasional Makin Kuat

MONITOR, Malang — Kementerian Pertanian melalui Direktorat Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan (Ditjen PKH) terus…

2 hari yang lalu