Categories: BERITAPERISTIWA

Perkembangan Terkini Aktivitas Kegempaan Gunung Agung

MONITOR, Jakarta – Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) Badan Geologi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), hari ini Sabtu (28/10), melaporkan perkembangan terkini status aktivitas kegempaan Gunung Agung yang masih berada di Level IV (Awas). Aktivitas kegempaan Gunung Agung masih tetap tinggi dan fluktuatif. Dari kemarin, Jumat (27/10) hingga hari ini secara visual gunungapi terlihat jelas hingga berkabut. Asap kawah putih tebal tekanan lemah mencapai ketinggian sekitar 100-300 m di atas puncak. Asap tertinggi sekitar 1.500 m di atas puncak terjadi pada 7 Oktober 2017, pukul 20:30 WITA.

Berikut perkembangan rekaman seismograf Gunung Agung sejak Kamis (26/10):

a. 26 Oktober 2017 terekam 3 kali Tremor Non-harmonik, 74 kali Gempa Vulkanik Dangkal (VB), 80 kali Gempa Vulkanik Dalam (VA), 1 kali gempa Tektonik Lokal (TL) dan 4 kali Gempa Tektonik Jauh (TJ).

b. 27 Oktober 2017 terekam 3 kali Tremor Non-harmonik, 83 kali Gempa Vulkanik Dangkal (VB), dan 91 kali Gempa Vulkanik Dalam (VA), 1 kali gempa Tektonik Lokal (TL) dan 4 kali Gempa Tektonik Jauh (TJ).

c. 28 Oktober 2017 (Pukul 00:00-06:00 WITA) terekam 16 kali Gempa Vulkanik Dangkal (VB), dan 15 kali Gempa Vulkanik Dalam (VA), dan 1 kali gempa Tektonik Lokal (TL).

"Karena tingkat aktivitas kegempaan Gunung Agung masih tinggi dan fluktuatif, maka kami rekomendasikan agar masyarakat di sekitar Gunung Agung dan pendaki/pengunjung/wisatawan agar tidak berada, tidak melakukan pendakian dan tidak melakukan aktivitas apapun di zona perkiraan bahaya yaitu di dalam area kawah Gunung Agung di dalam radius 9 km dari kawah puncak G. Agung dan ditambah perluasan sektoral ke arah Utara-Timurlaut, Tenggara dan Selatan-Baratdaya sejauh 12 km," ujar Kepala Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) Kementerian ESDM Kasbani.

Sementara peringatan vulkanik erupsi/letusan gunungapi Indonesia yang berpotensi membahayakan keselamatan penerbangan atau Volcano Observatory Notice for Aviation (VONA) terakhir terkirim kode warna ORANGE, terbit tanggal 07 Oktober 2017 Pukul 22:30 WITA, terkait asap dominan uap air putih tebal menerus, tekanan lemah, dengan tinggi 4642 mdpl atau 1500 m di atas puncak. Material abu letusan belum teramati.

VONA dikirimkan kepada para pemangku kepentingan nasional maupun internasional, antara lain: Ditjen Perhubungan Udara-Kementerian Perhubungan, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), Air Nav, Air Traffic Control, Airlines, Volcanic Ash Advisory Centers (VAAC) Darwin, dan VAAC Tokyo.

Badan Geologi melalui PVMBG dan Pos Pengamatan Gunungapi Agung terus memantau perkembangan kegiatan vulkanik dan senantiasa berkoordinasi dengan satuan pelaksana (satlak) Kecamatan dan BPBD Kabupaten Karangasem tentang penanggulangan bencana erupsi Gunung Agung.

Kementerian ESDM akan menyampaikan penjelasan secara terbuka dan lengkap perihal status Gunung Agung, besok, Minggu (29/10).

Status Gunungapi di Indonesia

Berdasarkan pemantauan PVMBG, saat ini dari 127 Gunungapi Aktif di Indonesia, 69 gunung dipantau secara menerus 24 jam/hari. Status saat ini: 2 gunung api status AWAS/Level 4 (Gunung Sinabung, Sumut dan Gunung Agung, Bali). Sebanyak 18 gunung api Status Waspada/Level 2 (Marapi, Kerinci, Dempo, Anak Krakatau, Semeru, Bromo, Rinjani, Sangeangapi, Rokatenda, Soputan, Lokon, Karangetang, Gamalama, Gamkonara, Ibu, Dukono, Banda Api, dan Lewolotok); Sisanya 49 gunungapi Status Normal/Level 1

Recent Posts

Jelang Muktamar NU ke-35, JATMAN Gelar Istighatsah dan Manaqib Kubro di Tambakberas

MONITOR, Jombang – Ribuan jamaah thariqah berkumpul di Pondok Pesantren Al-Amanah 2 Bahrul Ulum, Tambakberas,…

1 jam yang lalu

Kemnaker Usulkan Penguatan Pedoman Kesempatan Kerja Inklusif ASEAN

MONITOR, Bangkok — Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) mengusulkan penguatan pedoman kesempatan kerja inklusif di kawasan ASEAN…

9 jam yang lalu

Gerak Cepat Usai Arahan Mentan Amran, SBM Kini Lebih Terjangkau bagi Koperasi Peternak

MONITOR, Jakarta – Arahan Menteri Pertanian (Mentan) sekaligus Kepala Badan Pangan Nasional, Andi Amran Sulaiman…

11 jam yang lalu

Kemnaker Tegaskan Sinergi dengan ILO Hadapi Perubahan Dunia Kerja

MONITOR, Bangkok – Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) menegaskan komitmennya untuk terus bersinergi dengan International Labour Organization…

1 hari yang lalu

Dalam Sepekan, Arahan Mentan Amran Jadi Langkah Konkret Lindungi Peternak Ayam Ras Petelur

MONITOR, Jakarta – Arahan Menteri Pertanian sekaligus Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas) Andi Amran Sulaiman…

1 hari yang lalu

Kemnaker Perkuat Kompetensi dan Pelindungan Pekerja Hadapi Perubahan Dunia Kerja

MONITOR, Jakarta — Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) terus memperkuat kompetensi dan pelindungan pekerja sebagai respons terhadap…

3 hari yang lalu