Categories: EKONOMIENERGI

Energy Watch Desak Pemerintah Segera Prioritaskan Energi Terbarukan

MONITOR, Jakarta – Indonesia memiliki potensi besar di bidang energi baru dan terbarukan (EBT), potensi tersebut hadir lantaran letak geografis Indonesia yang memiliki panas bumi, arus laut, angin hingga sinar matahari yang melimpah.

Potensi tersebut membuat Energy Watch, lembaga yang fokus mengkaji masalah energi tersebut mendesak pemerintah untuk memprioritaskan pengembangan EBT. Selain karena potensi, EBT juga dinilai lebih efisien daripada energi fosil.

“Mencari minyak itu susah sekali, mulai dari perizinan yang terbelit dan panjang sampai dengan pelaksanaannya, belum lagi hasilnya yang kita kadang-kadang tidak menghasilkan apa-apa. Jadi akhirnya uang jutaan dolar untuk mencari migas akhirnya hilang. Dan itu menjadi beban perusahaan,” kata Direktur Eksekutif Energi Watch Mamit Setiawan dalam diskusi “Tata Kelola Migas Untuk Kedaulatan Energi” yang diselenggarakan media MONITOR, Kamis (26/10).

Selain itu, lanjut Mamit, sudah saatnya Indonesia melakukan gerakan hemat energi melalui penggunaan energi baru terbarukan. Gerakan tersebut juga mengingat produksi bahan bakar fosil yang produksinya menurun dari tahun ke tahun, memuncak pada 1977 dan 1995 terus menurun hingga 2017 ini.

“Saatnya kita mengatakan bahwa kita harus hemat energi, salah satu cara adalah mulai mencoba dengan energi baru terbarukan yang saat ini masih menjadi anak tiri dari pemerintah. Dari kementerian ESDM coba tolong untuk energi terbarukan bukan menjadi anak tiri tapi ini sudah menjadi primadona," pungkasnya.

Recent Posts

Rektor UIN Jakarta: Pengamanan Aset TKIP-SDIP Pamulang Adalah Mandat Negara, KBM Dijamin Aman

MONITOR, Tangerang Selatan – UIN Syarif Hidayatullah Jakarta bersama tim kuasa hukum menggelar konferensi pers…

13 menit yang lalu

Jelang Muktamar NU ke-35, JATMAN Gelar Istighatsah dan Manaqib Kubro di Tambakberas

MONITOR, Jombang – Ribuan jamaah thariqah berkumpul di Pondok Pesantren Al-Amanah 2 Bahrul Ulum, Tambakberas,…

2 jam yang lalu

Kemnaker Usulkan Penguatan Pedoman Kesempatan Kerja Inklusif ASEAN

MONITOR, Bangkok — Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) mengusulkan penguatan pedoman kesempatan kerja inklusif di kawasan ASEAN…

10 jam yang lalu

Gerak Cepat Usai Arahan Mentan Amran, SBM Kini Lebih Terjangkau bagi Koperasi Peternak

MONITOR, Jakarta – Arahan Menteri Pertanian (Mentan) sekaligus Kepala Badan Pangan Nasional, Andi Amran Sulaiman…

12 jam yang lalu

Kemnaker Tegaskan Sinergi dengan ILO Hadapi Perubahan Dunia Kerja

MONITOR, Bangkok – Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) menegaskan komitmennya untuk terus bersinergi dengan International Labour Organization…

1 hari yang lalu

Dalam Sepekan, Arahan Mentan Amran Jadi Langkah Konkret Lindungi Peternak Ayam Ras Petelur

MONITOR, Jakarta – Arahan Menteri Pertanian sekaligus Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas) Andi Amran Sulaiman…

1 hari yang lalu