MONITOR, Jakarta – Penolakan atas kunjungan Panglima TNI Gatot Nurmantyo ke negeri Paman Sam membuat anggota dewan berang. Seperti halnya Sekretaris Jenderal Partai Nasdem, Johnny G. Plate.
Johnny menyatakan, partainya menuntut Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump untuk melayangkan permintaan maaf kepada Pemerintah Republik Indonesia atas insiden tersebut.
"Partai Nasdem mendesak pemerintah AS untuk menjaga relasi diplomatik kedua negara yang selama ini berjalan baik dengan tidak melakukan tindakan ceroboh," ujar Johnny G. Plate di Jakarta, Minggu (22/10).
Putra NTT ini menegaskan, Pemerintah AS harus mengklarifikasi dan menjelaskan peristiwa pencekalan terhadap Jenderal TNI Gatot Nurmantyo yang hendak berkunjung ke AS.
Selain itu, ia juga mendorong Menteri Luar Negeri RI Retno Marsudi agar aktif meminta klarifikasi Gedung Putih agar marwah TNI dan harga diri Bangsa Indonesia tetap terjaga.
MONITOR, Jakarta – Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) bersama Kementerian PPN/Bappenas melakukan soft launching…
MONITOR, Bengkayang — Bidang Profesi dan Pengamanan (Bid Propam) Polda Kalimantan Barat bersama Polres Bengkayang…
MONITOR, Makkah — Kementerian Haji dan Umrah Republik Indonesia terus mematangkan persiapan layanan menjelang fase…
MONITOR, Jakarta - Anggota Komisi IV DPR RI, Rokhmin Dahuri, menyampaikan apresiasi sekaligus sejumlah catatan…
MONITOR, Jakarta – Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Yassierli resmi mengambil sumpah/janji dan melantik 976 Aparatur Sipil…
MONITOR, Makkah — Kementerian Haji dan Umrah Republik Indonesia terus memperkuat pendampingan kepada jemaah menjelang fase…